Kepri

Kejati Kepri Sita Uang Korupsi Rp 8 Miliar dari Kasus Izin Usaha Tambang

Kejati Kepri menyita uang hasil korupsi izin usaha tambanh Kepri sebesar Rp 8 miliar. (f. Penkum Kejati Kepri)

batampos.id – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri menyita barang bukti uang hasil korupsi izin usaha tambang Kepri 2018 sebesar Rp 8 miliar. Uang milik negara tersebut kini telah dititipkan di Bank Rakyat Indonesia (BRI) Tanjungpinang.

BACA JUGA: Amjon Dituntut 14 Tahun Penjara, Azman Taufik 13,5 Tahun dalam Sidang Dugaan Korupsi Izin Usaha Tambang di Kepri

Kepala Kejati Kepri Hari Setiyono menjelaskan, pihaknya telah menerima pengembalian uang hasil korupsi dari sejumlah saksi dan terdakwa dalam kasus tersebut. Sebanyak Rp 7,5 miliar dikembalikan secara sukarela oleh pemilik PT Gunung Sion Ferdy Yohanes yang menjadi saksi dalam kasus ini. Sisanya sebesar Rp 279 juta dikembalikan terdakwa Bobby Satya Kifana. Sedangkan terdakwa Junaidi mengembalikan uang sebesar Rp 165 juta. “Totalnya ada Rp 8 miliar,” jelas Hari di Kantor BRI Tanjungpinang, Rabu (17/3/2021).

Advertisementjudul gambar

Selanjutnya, barang bukti uang akan digunakan oleh penyidik pidana khusus Kejati Kepri guna proses pengembangan penyidikan lebih lanjut. “Barang bukti ini untuk kepentingan penyidikan lanjutan,” kata Hari.

Sesuai fakta yang terungkap di persidangan, lanjut Hari, kerugian negara dalam kasus tersebut sebesar Rp 31,8 miliar. “Kami akan kejar ke mana sisa uang itu, sehingga negara menerima kembali uang dari korupsi yang dilakukan 12 terdakwa,” tegas Hari. (*)

Reporter : YUSNADI NAZAR
editor: tunggul