Home

Kesal Dituduh Intip Istri Orang, Geger Banting Nanang sampai Kepalanya Bocor

Anggota Polsek Tambelan saat akan memindahkan Gefri alias Geger, 20, tersangka kasus penganiayaan dari Tambelan ke tahanan Mapolres Bintan di Bintan Buyu, Bintan. (F.Polsek Tambelan )

batampos.id – Gara-gara kesal dituduh mengintip istri orang, Gefri alias Geger, 20, membanting korbannya, Nanang, sampai kepalanya bocor. Kasus penganiayaan itu terjadi Senin (25/1/2021) di belakang Pasar Terpadu, Desa Kukup, Kecamatan Tambelan. “Tersangka sudah diamankan tanggal 5 Maret lalu,” ujar Kanit Reskrim Polsek Tambelan, Bripka Febrianto saat dihubungi, Kamis (18/3/2021).

BACA JUGA:Pandemi Covid-19 dan Ketimpangan Pendidikan di Kepri; Dari Tak Ada Jaringan Internet hingga Guru Gaptek

Febrianto menuturkan, sebelum kejadian, Geger minum-minuman beralkohol di tempat hiburan malam Yuyun. Setelah itu, Geger berjalan ke pasar terpadu. Di sana, Geger bertemu dengan kawanya bernama Rosman alias Man Batu.

Advertisementjudul gambar

“Terjadi perbincangan, Rosman bilang dia kesal dengan korban karena korban menganggu adik iparnya,” ujarnya. Ternyata, Geger juga kesal dengan korban karena dituduh mengintip istri korban.

Mereka kemudian mendatangi korban yang juga dalam kondisi mabuk di belakang pasar. Awalnya Geger dan korban terlibat adu mulut sampai akhirnga Geger membanting korban ke lantai.

“Diduga kepala korban terbentur step motor,” ujarnya. Tidak ayal, korban dilarikan dari Tambelan ke rumah sakit Abdul Aziz, Singkawang, Kalimantan Barat (Kalbar).

“Korban mengalami luka serius, tempurung kepala bagian depan, kening sebelah kanan bocor karena diduga terbentur step motor,” ujarnya. Dia mengatakan, korban usai operasi sempat mengalami pusing, sakit kepala dan tidak bisa beraktivitas seperti biasa.

Bahkan, korban akan menjalani operasi pemasangan lempengan pada bagian tengkorak kepala di RS Singkawang, Juni mendatang.

“Sekarang korban menjalani rawat jalan,” katanya.

Terkait penanganan kasusnya, dia mengatakan, tersangka telah dipindahkan ke Bintan dan ditahan di Mapolres Bintan. “Berkasnya sudah dikirim ke jaksa,” ujarnya.

Akibat perbuatan yang mengakibatkan korbannya mengalami luka berat, dia menyebut, tersangka disanksi pasal 351 ayat 2 dengan ancaman 5 tahun kurungan penjara. (*)

Reporter: Slamet
editor: tunggul