Metropolis

Al-Jamiyatul Washliyah Gelar Muktamar ke-22

batampos.id – Pengurus Wilayah (PW) Al-Jamiyatul Washliyah Provinsi Kepulauan Riau berkunjung ke Redaksi Batam Pos, Kamis (18/3). Kunjungan mereka terkait muktamar Al-Jamiyatul Washliyah yang digelar di Jakarta, Jumat (19/3) ini hingga Minggu (21/3/2021).

Karena Pandemi Covid-19 yang belum mereda, pelaksanaan muktamar berbeda dari biasanya. Digelar dengan dua metode yakni kehadiran secara fisik dan juga acara secara virtual.

F. Galih Adi Saputro/Batam Pos
Wakil Pemimpin Redaksi Batam Pos, R Yusuf Hidayat (tiga dari kanan), bersama rombongan Pengurus Wilayah (PW) Al-Jamiyatul Washliyah Provinsi Kepri saat berkunjung ke Redaksi Batam Pos, Kamis (18/3).

“Ketua PW Kepri, Pak Surya Makmur sudah ada di sana. Makanya beliau tidak bisa hadir bersama kita di sini,” ujar wakil ketua PW Al-Jamiyatul Washliyah Kepri, Samsul Ibrahim.
Bersama Samsul, turut hadir Sekretaris Umum, Massarah Alias, Penasihat, Rustam Efendi Bangun, dan dua orang Wakil Ketua, H Nasution dan Juanda.

Advertisementjudul gambar

“Jadi kalau biasanya kita langsung ke sana memberikan suara, kali ini berbeda. Hanya ketua yang ke sana,” ujarnya.

Samsul mengatakan, pemilihan ketua umum dilakukan dengan dengan cara membentuk formatur yang akan langsung menentukan ketua umum. “Jadi kita yang di daerah tidak memberikan suara lagi. Kita akan tetap ikut tetapi virtual,” tambahnya.

Ia menjelaskan, Al-Jamiyatul Washliyah adalah ormas yang bergerak dalam bidang dakwah, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi umat. Secara umum, ormas ini sudah memiliki ratusan sekolah di Indonesia. Sebagian besar berada di Sumatra Utara.

“Kalau di Kepri ini kita sudah ada satu sekolah di Mongkol, Belakangpadang,” katanya.

Al-Jamiyatul Washliyah berkembang pesat di Indonesia, khususnya di Sumatra dan berbasis di Sumatra Utara. organisasi ini berdiri tahun 1930 dan masuk Batam tahun 1985. Sepuluh tahun kemudian baru eksis, dan baru menggelar Musyawarah Daerah (Musda) di tahun 2000.

“Kalau di Kepri kita secara keseluruhan sudah ada ribuan anggota. Dan kita organisasi yang murni tak terlibat dalam politik. Jadi kita bukan ormas yang ada mendukung saat terjadi pemilihan presiden, gubernur atau wali kota. Tetapi kita bebas untuk berpolitik tetapi itu secara pribadi,” tambah Sekretaris, Massarah. (*)

 

Reporter : ALFIAN LUMBAN GAOL
Editor : RATNA IRTATIK