Ekonomi & Bisnis

Sejumlah Instansi Menyetujui Pembentukan Holding Ultra Mikro

ILUSTRASI: Kantor Bank BRI di Batam Centre, Rabu 10 Maret 2021. F Suprizal Tanjung, Batam Pos

batampos.id – Sejumlah instansi telah memberikan persetujuan untuk pembentukan holding ultra mikro. Nantinya, Holding ultra mikro ini sendiri melibatkan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Pegadaian (Persero) dan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyebut, pihaknya telah mengantongi restu dari lembaga keuangan terkait seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), dan KSSK.

“Terakhir dirapatkan Komite Privatisasi yang dipimpin langsung Menko Perekonomian sebagai pimpinan komite tersebut kita sosialisasi dan mendapat persetujuan ini,” ujarnya dalam rapat kerja dengan Komisi VI, Kamis (18/3).

Advertisementjudul gambar

Erick menjelaskan, pembentukan holding ini akan membentuk ekosistem ultra mikro. Dengan begitu, perusahaan BUMN nantinya akan melakukan pemberdayaan dan menjembatani UMKM naik kelas.

BACA JUGA: DPR: Pembentukan Holding Pembiayaan Ultra Mikro Jangan Timbulkan PHK

“Satu model bisnis ekosistem ultra mikro akan fokus pada pemberdayaan melalui PNM dan pengembangan bisnis melalui Pegadaian dan BRI untuk menjembatani usaha mikro naik kelas,” katanya.

Erick menekankan, yang paling penting dalam pembentukan holding ini adalah dapat menurunkan bunga pinjaman. Sehingga dapat mempermudah para Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk mendapatkan bunga yang rendah.

“Tentu hal lain terpenting ekosistem ultra mikro ingin memastikan bahwa terdapat penurunan bunga pinjaman ini menjadi konteks yang saya rasa selama ini menjadi hambatan,” pungkasnya. (*)

Reporter: JP Group
Editor: Suprizal Tanjung