Sport

Gunakan Steroid, Dilshod Nazharov Disanksi Dua Tahun

Atlet atletik Tajikistan Dilshod Nazharov. (F. insidethegames)

batampos.id – Nama negara Tajikistan di pentas olahraga dunia tercoreng. Sebab, satu-satunya peraih medali emas Olimpiade dari negara tersebut mendapat hukuman sanksi dua tahun lantaran menggunakan zat terlarang steroid.

Atlet yang dimaksud adalah peraih emas Olimpiade Rio de Janeiro 2016 dari cabang olahraga atletik nomor lempar martil Dilshod Nazharov. Atlet yang kini menduduki jabatan presiden atletik Tajikistan tersebut langsung dipaksa lengser dari jabatannya.

BACA JUGA: Atletik Rencanakan Simulasi Lomba untuk Cek Kesiapan

Advertisement

Hal itu diungkapkan langsung oleh Presiden Asosiasi Atletik Internasional (IAAF) Sebastian Coe. “Atas kesalahannya di masa lalu itu, sudah seharusnya dia menanggalkan jabatan sebagai presiden federasi di negaranya,” ucap Coe dilansir AP.

Beruntung, medali emas Olimpiade yang didapat Nazharov tidak termasuk yang harus dia tanggalkan. Namun, Komite Integritas IAAF (AIU) sudah memastikan bahwa dia tidak bisa mempertahankan gelar di Olimpiade Tokyo tahun ini. (*)

Reporter: Jpgroup
Editor: Ryan Agung