Bintan-Pinang

Cen Sui Lan Kunjungi SWRO Tanjungpinang, Dorong Percepatan Penambahan Sambungan

Anggota Komisi V DPR RI Dapil Kepri, Cen Sui Lan bersama Kepala BPPW Kepri Albert dan Wali Kota Tanjungpinang Rahma saat mendatangi SWRO di Batu Hitam, Minggu (21/3/2021).
(f. Peri Irawan/batampos.id)

batampos.id – Anggota Komisi V DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Kepulauan Riau, Cen Sui Lan bersama rombongan Pemko Tanjungpinang dan Balai Prasarana Pemukiman Wilayah (BPPW) Kepri kunjungi Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) atau pengolahan air laut menjadi air yang dapat diminum di Batu Hitam Tanjungpinang. Dalam waktu dekat ini, akan dipersiapkan penambahan sambungan dan penyaluran ke Pulau Penyengat.

BACA JUGA: Kenaikan Sewa Kios dan Lapak Pasar Bintan Center Beratkan Pedagang

Cen mengatakan SWRO itu sangat bermanfaat bagi masyarakat Tanjungpinang, namun kapasitas yang ada saat ini hanya bisa melayani beberapa persen dari target dan itu dinilai hanya bisa menyelesaikan sedikit permasalahan air bersih. “Kita ingin penyelesaian yang lebih besar,” kata Cen di SWRO Batu Hitam, Minggu (21/3).

Advertisement

Saat ini, kata Cen, layanan SWRO tersebut baik dengan target yang ada saat ini, akan didorong untuk lebih menjangkau kebutuhan warga. Ia menyebutkan untuk ke Penyengat, ada permintaan dari Pemko Tanjungpinang untuk dibantu mempersiapkan sistem perpipaan SWRO, karena saat ini masih menggunakan sistem depot. “Ini sudah bagus, malahan kita akan bantu penggantian sistem SWRO di Penyengat menjadi perpipaan,” sebutnya.

Wali Kota Tanjungpinang, Rahma menyebutkan dengan kedatangan anggota DPR RI Dapil Kepri itu bisa mendorong dan membantu mempercepat menambah sambungan ke rumah warga di Tanjungpinang. “Kita akan lanjutkan yang di Penyengat sekarang masih dengan sistem depot. Melaui APBD Kota Tanjungpinang akan kita akan buat sambungan, tahap awal 100 dari target 700 lebih rumah,” kata Rahma.

Sementara itu Kepala BPPW Provinsi Kepri, Albert mengatakan saat ini SWRO menjadi soslusi bagi warga Tanjungpinang dalam rangka menanggulangi kekurangan air.

Saat ini sudah ada sambungan sekitar 900 sr di SWRO Batu Hitam. Tahun 2021 akan tambah sekitar 500 sr. “Wilayahnya tentu yang sudah masuk jaringan pipa SWRO, kita tinggal tambah sambungan ke rumah warga,” katanya.

Pada tahun 2021 target dari BPPW adalah peningkatan pelanggan sedangkan untuk penyengat akan ditinjau berdasarkan kemampuan anggaran.

Untuk ke Pulau Penyengat merupakan usulan dari Kota Tanjungpinang yang sebenarnya saat ini sudah jalan dan akan diubah dengan sistem perpipaan sehingga air yang masuk ke rumah warga bisa diminum. “Ini bukan hanya air bersih tapi bisa langsung diminum,” tambahnya. (*)

Reporter : Peri Irawan
Editor : tunggul