Kepri

Dua THL Pemprov Kepri yang Terlibat Proposal Fiktif Rp 1,9 Miliar Dipecat

Firdaus

batampos.id– Pemprov Kepri akhirnya memecat dua Pegawai Tidak Tetap (PTT) yang terlibat dalam kasus pemalsuan tandatangan Kepala Kesbangpol Provinsi Kepri untuk pencairan 18 proposal senilai Rp1,9 miliar. Kedua PPT tersebut adalah FNL di Kesbangpol, dan Z di Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Kepri.

BACA JUGA: Inspektorat: Proposal Tidak Fiktif, Pencairan Salahi Prosedur

“Kami sudah rampung melakukan pemeriksaan dan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) sudah kami sampaikan ke Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepri,” ujar Irmendes, Senin (22/3/2021) di Tanjungpinang.

Advertisement

Dijelaskan Irmendes, pihaknya memberikan rekomendasi pemberhentian kepada kedua PTT tersebut lantaran sudah melakukan pelanggaran berat. Menurut Mirza, apabila statusnya sebagai PTT, maka yang memberhentikan tersebut adalah melalui Kepala Daerah. Sedangkan apabila Tenaga Harian Lepas (THL) pelaksaan punishmetnya adalah Kepala OPD.

Ditanya apakah perkara ini hanya mentok pada pemecatan dua PTT tersebut, Irmendes yang didampingi Tim Pemeriksa mengatakan kesimpulannya sudah disampaikan lewat LHP kepada Sekda. Disinggung mengenai adanya nama putra Mantan Gubernur Kepri dalam surat pernyataan FNL. Mengenai hal itu, tentu perlu pembuktian.

“Kami juga belum mendapatkan informasi, jika memang ada informasi pengembalian dana yang sudah dicairkan tersebut. Karena sampai saat ini, bukti tersebut belum ada sampai kepada kami,” tegas Irmendes.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi Kepri, Firdaus saat dikonfirmasi hal tersebut membenarkan adanya penerapan punishmen tersebut. Menurut Firdaus, dalam persoalan ini, pihaknya hanya sebagai pelaksana setelah mendapatkan instruksi dari pimpinan. “Ya seperti itu (diberhentikan,red), ini kan kebijakan atasan. Saya hanya menjalankan saja selaku pejabat di bawahnya,” ujar Firdaus singkat menjawab pertanyaan media, kemarin.

Seperti diketahui, berdasarkan surat pernyataan yang dibuat oleh FNL, Tenaga Harian Lepas (THL) di Badan Kesbangpol Provinsi Kepri, ia mengaku memalsukan tanda tangan Kepala Kesbangpol Provinsi Kepri atas beberapa hibah. Tindakan tersebut dilakukannya, lantaran adanya tekanan dari sejumlah pihak.

Kedua FNL menegaskan, penandatangan tersebut atas perintah dan tekanan saudara Z, Pegawai Tidak Tetap (PTT) pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah. Ketiga, berdasarkan penjelasan Z kepada FNL, bahwa Z diperintahkan oleh saudara Ary Rosandi dan Tri Wahyu Widadi, Kepala Bidang (Kabid) di BPKAD Provinsi Kepri. (*)

reporter : JAILANI
Editor : tunggul