Home

Finalis Encik-Puan Belajar Bercocok Tanam Padi

Finalis Encik-Puan Berkunjung ke Kebun Jambu Madu Edu Farm Marina

Sebanyak 20 finalis Cik dan Puan Duta Wisata Kota Batam berkunjung ke Kebun Jambu Madu Edu Farm Marina, Tanjungriau, Sekupang, Selasa (23/3). (Dalil Harahap/Batam Pos)

batampos.id – Sebanyak 20 finalis Encik dan Puan Kota Batam yang mengikuti audisi sepekan lalu di Panbil Mall, berkunjung ke Kebun Jambu Madu Edu Farm Marina, Tanjungriau, Sekupang, Selasa (23/3). Kunjungan lapangan ini sebagai tahapan pengenalan Community Based Tourism (CBT) dalam masa pra karantina.

Mereka harus menjalani masa karantina selama tiga hari sebelum melaju ke grand final penentuan Encik dan Puan Kota Batam yang digelar Dinas Pariwisata Kota Batam bersama CBT Kota Batam 2021.

“Audisi Encik dan Puan ini bekerja sama Pemko Batam dengan CBT Kota Batam untuk mempromosikan sektor pariwisata di Kota Batam,” ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata, di lokasi, kemarin.

Advertisement

Ia menyebutkan, ada banyak peserta yang ambil bagian, baik dari pelajar, mahasiswa, hingga pekerja. Dari 53 peserta audisi sebelumnya, terpilih 20 finalis ini.

“Nah, hari ini (kemarin, red) mereka diterjunkan ke lapangan untuk melihat langsung geliat CBT yang ada. Kebun Jambu Madu Edu Farm ini yang pertama, selanjutnya ke lokasi wisata Pandang Tak Jemu Hutan Mangrove di Nongsa,” ujar Ardi.

Sebanyak 20 finalis cik dan puan duta wisata Kota Batam mengikuti kegiatan kunjungan ke Agrowisata jambu Marina, Tanjungriau, Sekupang, Selasa (23/3). (Dalil Harahap/Batam Pos)

Encik dan Puan terpilih nantinya akan dinobatkan sebagai Duta Wisata Kota Batam yang tugasnya mempromosikan sektor pariwisata di Batam dengan cara dan pandangan masing-masing.

“Kita tahu sektor pariwisata sedang dikembangkan Pemko Batam. Kita semua harus dukung. Encik dan Puan yang kita bina ini diharapkan mampu mempromosikan pariwisata Batam nantinya,” ujarnya.

Pantauan di lapangan, rombongan finalis Encik dan Puan ini tampak bersemangat mengikuti semua pemaparan ataupun pengenalan lahan perkebunan dan persawahan dari pengelolah CBT Kebun Jamu Madu Edu Farm, Marina. Mereka diajarkan bercocok tanam dan juga menanam dan merawat padi di sawah. Panitia juga memberlakukan penerapan protokol kesehatan dengan ketat.

Pengelola Kebun Jambu Madu Edu Farm Marina, Rudi Sukarjo, berharap sama. Pengembangan potensi pariwisata yang dilakukan Pemko Batam dan juga pelaku pariwisata di Batam hendaknya didukung semua pihak, agar pariwisata Batam semakin maju.

Rudi menyampaikan bahwa kebun Jambu Madu Edu Farm Marina memang didirikan untuk mendongkrak sektor pariwisata di Kota Batam. Berdiri atas lahan seluas satu hektare, perkebunan ini menyuguhkan pemandangan yang sangat mengagumkan dengan hamparan perkebunan yang alami.

Ada juga sawah percontohan sebagai ajang pendidikan bagi pelajar di Kota Batam, dalam hal menanam dan merawat padi sebelum dijadikan beras. (*)

REPORTER : EUSEBIUS SARA
EDITOR : YUSUF HIDAYAT