Nasional

Bantu Korban Banjir Bandang di NTT, TNI AD Terjunkan Satgas dan Alat Berat

KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa di Dermaga Satuan Angkutan Perairan (Satang Air) Pusbekangad Tanjung Priok Jakarta, Selasa (6/4/). (F. jawapos.com)

batampos.id – TNI AD memutuskan mengirim Satgas penanggulangan bencana alam untuk membantu para korban terdampak. Pemberangkatan pasukan ini dilakukan oleh KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa di Dermaga Satuan Angkutan Perairan (Satang Air) Pusbekangad Tanjung Priok Jakarta, Selasa (6/4/).

Pasukan diberangkatkan menggunakan dua kapal ADRI ke Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Adonara, NTT.

“Misi kemanusiaan ini sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat, kerja di sana adalah kerja kemanusiaan, untuk membantu pemulihan ekonomi sampai dengan normal,” kata Andika, Rabu (7/4).

Advertisement

Selain pasukan, TNI AD juga mengirim berbagai jenis alat berat. Seperti jembatan portable, truck, alat penerangan, mobil penjernih air siap minum, alat perhubungan, tenda dan perlengkapan tidur lapangan, dengan mengerahkan personel sebanyak 148 orang.

Pengerahan sejumlah alat berat diutamakan pada perbaikan jembatan yang rusak, dengan harapan sarana transportasi dapat berjalan normal kembali. Dengan begitu suplai bantuan kepada masyarakat korban bencana alam bisa semakin lancar.

BACA JUGA: BNPB Sebut Korban Banjir Bandang Capai 117 Jiwa, 76 Dinyatakan Hilang

Sebelumnya, banjir bandang melanda empat kecamatan di Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), kemarin (4/4). Yakni, Kecamatan Ile Boleng, Adonara Timur, Wotan Ulumado, dan Adonara Barat.

Desa-desa yang terdampak banjir, antara lain, Nelelamadike di Kecamatan Ile Boleng, Kelurahan Waiwerang yang merupakan ibu kota kecamatan di Adonara Timur, dan Desa Waiburak. Kemudian, Desa Oyang Barang dan Pandai di Kecamatan Wotan Ulumado serta Desa Waiwadan dan Duwanur di Kecamatan Adonara Barat. (*)

Reporter: Jpgroup
Editor: Ryan Agung