Internasional

Pakai Masker di Ruangan, Jaga Jarak Tak Perlu 2 Meter

Ilustrasi belajar tatap muka dengan memakai masker di ruangan. (F dok Batam Pos)

batampos.id – Peneliti di Amerika Serikat menyebutkan apabila pakai masker di ruangan, maka jaga jarak tak perlu dua meter. Hal ini menyusul dengan pertimbangan pemerintah tersebut yang akan membuka kembali sekolah atau dunia pendidikan.

Sebuah studi terbaru Universitas Florida Tengah menunjukkan cara yang lebih baik untuk menghentikan Covid-19 di ruang kelas. Lewat judul penelitian ‘Memperkirakan Paparan Covid-19 di Ruang Kelas: Perbandingan Antara Model Matematika dan Numerik’ yang diterbitkan dalam jurnal Physics of Fluids. Penelitian ini terjadi pada saat rencana sekolah, perguruan tinggi, dan universitas sedang mempertimbangkan sekolah, perguruan tinggi, dan universitas sedang mempertimbangkan untuk kembali ke lebih banyak kelas tatap muka.

Dilansir dari Science Times, Rabu (7/4/2021), sebuah laporan Phys.org mengatakan, menurut rekan penulis studi Michael Kinzel, asisten profesor di Departemen Teknik Mesin dan Dirgantara UCF, penelitian ini penting karena memberikan panduan tentang cara memahami keselamatan di lingkungan dalam ruangan. Kinzel menjelaskan, studi mereka menemukan bahwa rute transmisi aerosol tidak menunjukkan perlunya social distancing (jaga jarak) setinggi enam kaki jika sudah memakai masker.

Advertisement

Pada Oktober 2020, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) mengatakan, Covid-19 diyakini menyebar terutama melalui kontak dari orang ke orang termasuk mereka yang secara fisik dekat satu sama lain dalam jarak sekitar enam kaki. Orang yang terinfeksi virus tetapi tidak menunjukkan gejala juga dapat menularkan virus ke orang lain. Seberapa mudah virus menyebar dari orang ke orang dapat bervariasi.

Dalam penelitian mengungkapkan masker cenderung memiliki manfaat dengan mencegah paparan langsung aerosol. Karena masker memberikan embusan udara hangat yang lemah yang menyebabkan aerosol bergerak vertikal. Sehingga mencegah penularan pada siswa sekolah yang berdekatan.

Selain masker, sistem ventilasi yang dikombinasikan dengan filter udara yang baik mengurangi risiko infeksi sebesar 40 hingga 50 persen pada ruang kelas yang tidak memiliki ventilasi. Hal ini disebabkan sistem ventilasi menciptakan aliran udara yang stabil, mengedarkan banyak aerosol ke dalam filter yang menghilangkan sebagian aerosol.

Temuan ini memvalidasi pedoman CDC baru-baru ini yang merekomendasikan pengurangan jarak sosial di sekolah dikurangi dari 2 meter menjadi 1 meter ketika sudah menggunakan masker. Peneliti juga mengatakan sistem ventilasi dan penggunaan masker paling penting dan efektif untuk pencegahan penularan. (*)

Reporter: Jpg
Editor: Chahaya Simanjuntak