Home

Perwira Polisi Dibekuk di Batam

batampos.id – Jajaran Polda Kepri bersama Polda Riau membekuk seorang perwira polisi yang berdinas di Polda Riau, Jumat (2/4/2021), di Batam. Perwira berinisial YC ini dibekuk karena diduga terkait penyalahgunaan narkoba.

Penangkapan pria berpangkat Komisaris Polisi (Kompol) ini dibenarkan Direktur Reserse Narkoba Polda Kepri, Kombes Mudji Supriadi. ”Iya, memang ada penangkapan,” katanya, Senin (5/4/2021).

Namun, ia mengaku tidak mengetahui kronologis kejadiannya. Selain itu, Mudji menyebut hanya membantu tim dari Polda Riau dalam penangkapan tersebut.

Advertisement

”Kami bantu saja, tak tahu bagaimana (permasalahannya),” tuturnya.

Hal senada diungkapkan Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Harry Goldenhardt. Ia membenarkan ada penangkapan oknum polisi.

”Benar, tapi seperti apa kasusnya, Polda Riau yang lebih berhak mengungkapkannya,” ucapnya.

Di tempat terpisah, Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, saat dikonfirmasi Riau Pos (grup Batam Pos), belum bisa memberikan keterangan detail. Namun ia menjamin, pihaknya akan se­gera merilis ke media pe­nangkapan anggotanya tersebut.

Sementara itu, informasi yang diperoleh Riau Pos, Kompol YC ditangkap diduga terkait video viral di media sosial dari rekaman CCTv (closed circuit television) di Jalan Bintara, Kecamatan Pekanbaru. Dalam video berdurasi satu menitan itu, terekam pria yang sangat mirip atau diduga Kompol YC tengah nyabu dalam mobil yang di sudut kanan kaca ada logo Polri.

Pada rekaman itu, sang pria yang diduga YC duduk di kursi kiri depan. Ia terekam memegang bong dan terlihat memasukkan pipet ke mulutnya. Sementara tangan yang satu lagi menyalakan korek api gas.

Dalam mobil, tak hanya terduga YC, tapi ada juga dua pria lainnya. Satu duduk di kursi sopir dan satu di kursi tengah. Namun, apakah Kompol YC benar-benar yang ada dalam rekaman CCTv itu atau bukan, dan benarkah dia mengonsumsi narkoba, dan beragam dugaan lainnya terkait keterlibatannya dalam peredaran barang haram itu, masih menunggu kepastian dari hasil penyidikan yang dilakukan tim Polda Riau.

“Nanti dirilis,” ujar Kapolda Riau, kemarin.

Kompol YC sendiri tak asing bagi warga Riau. Apalagi ia pernah menjabat sebagai Kasat Narkoba di Polresta Pekanbaru.

Juga pernah menjabat sebagai kepala unit di Subdit Kejahatan dan Kekerasan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau. Bahkan, jabatan terakhir Kompol YC juga masih berhubungan publik, yakni Kepala Unit Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Polda Riau.

Kasus Kedua Perwira Polda Riau

Kasus Kompol YC bukanlah yang pertama di Polda Riau. Sebelumnya, penyalahgunaan narkoba oleh oknum Polri juga sempat terjadi. Tepatnya pada 13 Maret lalu, Satgas Antinarkoba Polda Riau menangkap oknum Kompol berinisial Z di Jalan Soekarno-Hatta, Pekanbaru.

Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto, saat itu mengatakan, penangkapan pelaku berlangsung sekitar pukul 23.00 WIB.

“Tim Satgas Antinarkoba menangkap pelaku Z, 49, dengan BB (barang bukti) 1 Kg sabu di Jalan Soekrano-Hatta pada Sabtu (13/3) pukul 23.00 WIB,” ujar Kombes Sunarto kepada Riau Pos.

Setelah berhasil diamankan, Kompol Z berikut barang bukti kemudian di bawa ke Mako Brimob Polda Riau. Namun, sesampainya di Mako Brimob, Kompol Z tiba-tiba tidak sadarkan diri.

“Pelaku tidak sadarkan diri saat tiba di Mako (Brimob). Kemudian dilarikan ke RS Bhayangkara.

”Namun, meninggal karena serangan jantung. Hasil rekam medis, memang ada riwayat jantung,” kata Surnarto. (*)

 

 

 

Reporter : FISKA JUANDA / RIAU POS
Editor : MOHAMMAD TAHANG