Total Football

PR ”Fight Club” di Sanchez Pizjuan

Pelatih Chelsea Thomas Tuchel. (F. John Walton/POOL/AFP)

batampos.id – Kekalahan 2-5 oleh West Bromwich Albion akhir pekan lalu (3/4) tidak hanya menghentikan bulan madu Thomas Thuchel bersama Chelsea. Tetapi juga membuka aib di skuad The Blues. Yaitu, sering terjadi cekcok antarpemain.

Yang mengemuka setelah kekalahan oleh West Brom adalah melibatkan antara kapten Cesar Azpilicueta dan bek kanan Reece James. Juga bek tengah Antonio Ruediger dan kiper Kepa Arrizabalaga.

”Fight Club,” begitu sindiran untuk Chelsea. Itu bisa menjadi dilema saat Chelsea menjalani first leg perempat final Liga Champions melawan FC Porto di Estadio Ramon Sanchez Pizjuan, Seville, dini hari nanti (siaran langsung Champions TV 2 pukul 02.00 WIB).

Advertisement

Dua leg memang dimainkan di kandang Sevilla (venue netral) karena kebijakan limitasi penerbangan antara Inggris dan Portugal demi menekan kasus Covid-19.

BACA JUGA: Chelsea Jadi Pesaing Barca dan PSG Dapatkan Aguero

Berdasar pengakuan wingback kiri Marcos Alonso, tensi panas di skuad Chelsea lebih karena kompetitifnya persaingan antarpemain dalam memperebutkan starting XI. Namun sebaliknya, persaingan itu bisa fatal akibatnya kalau terbawa dalam permainan.

Selain mendamaikan pemain, PR Tuchel lainnya dini hari nanti adalah lini serang. Dari 15 laga mendampingi Chelsea dengan tercipta 19 gol, hanya empat gol yang disumbang para striker The Blues. ”Aku hanya menantikan respons positif setelah hasil negatif,” ucap Tuchel kepada Football London. (*)

Reporter: Jpgroup
Editor: Ryan Agung