Kepri

Terkendala SIPD, Serapan APBD Kepri Triwulan I 2021 Melambat

Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Kepri, TS Arif Fadillah memberikan penjelasan kepada media. (f.cipi/batampos.id)

batampos.id- Serapan APBD 2021 Provinsi Kepri pada triwulan pertama mengalami keterlambatan akibat terkendala sistem yang digunakan Pemerintah Daerah (Pemda). Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepri, TS Arif Fadillah mengakui untuk progres serapan APBD 2021 pada triwulan pertama mengalami kendala Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD), tidak hanya di Kepri, hal serupa juga terjadi di daerah lain di Indonesia.

BACA JUGA: 16 Pemda Sanggupi Anggaran PSU dari Sisa 2020 atau APBD 2021

“Triwulan I ini ada trouble tapi dalam perjalanannya kegiatan mulai berjalan secara perlahan, dan pada triwulan II dan III akan lebih cepat terserap,” kata Arif, Selasa (6/4/2021) . Arif meyakini pada triwulan selanjutnya serapan anggaran bisa berjalan lebih cepat karena berpedoman pada tahun 2020, Kepri mendapat peringkat pencapaian yang cukup tinggi hingga 96 persen pada pelaksanaan APBD.

Advertisement

“Sekarang kita melambat, tapi kita didampingi Kemendagri melalui aplikasi dari Sistem Informasi Manajemen Daerah (SIMDA) ke SIPD yang lebih efisien, transparan dan akuntabilitas walaupun ada menemukan kendala,” paparnya.

Hingga saat ini, Arif mengaku belum mendapatkan data terkait capaian triwulan pertama itu, secara normal masih berjalan dengan baik sesuai yang ditargetkan. Pada triwulan pertama juga didorong melalui lelang.

“Pada Triwulan II dan III akan kita gas. Sebab ini berpengaruh pada ekonomi, sehingga perlu didorong,” ungkapnya.  Sementara untuk APBD Perubahan, kata Arif saat ini masih menyusun karena harus menyesuaikan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Setelah selesai audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Pemprov akan masuk pembahasan APBD Perubahan. “Kalau APBD Perubahan sudah masuk, baru kita bisa gas,” ucap Arif. (*)

Reporter: Peri Irawan
editor: tunggul