Bintan-Pinang

Travel Bubble, Wisatawan Nusantara Tetap Bisa Berwisata di Lagoi

Wisatawan nusantara saat berlibur di kawasan wisata Bintan Resort Lagoi yang telah menerapkan protokol kesehatan yang ketat. (F.BRC untuk batampos.id)

batampos.id- Wisatawan nusantara tidak perlu risau menjelang pemberlakuan koridor perjalanan atau travel bubble di kawasan wisata Bintan Resort Lagoi. Soalnya, pengelola kawasan tetap memanjakan wisatawan nusantara yang hendak berkunjung ke kawasan wisata Bintan Resort semasa pemberlakuan travel bubble antara Singapura dan Bintan Resort.

BACA JUGA: Meyakinkan Investor dan Wisatawan dengan Protokol Kesehatan

GGM PT. Bintan Resort Cakrawala (BRC), Abdul Wahab menjamin wisnus tetap dapat menikmati liburan di kawasan Bintan Resorts Lagoi. Menurutnya, saat travel bubble diterapkan, kawasan wisata Bintan Resorts masih berjalan normal.

Advertisement

“Sama seperti  biasanya,” katanya. Dikatakan, penerapan protokol kesehatan akan diberlakukan sangat ketat. Bukan semata di semua hotel, resort, tempat wisata namun sarana umum bagi pengunjung maupun pekerja wisata pun diberlakukan.

Dia menuturkan, selama ini, pengelola kawasan telah memulai langkah pencegahan di segala aspek. Dimulai membentuk satuan tugas penanganan covid-19 di dalam kawasan bekerja sama  dengan Bintan Resorts Council.

Diketahui, Bintan Resorts  Council merupakan wadah atau organisasi beranggotakan semua hotel dan resorts yang ada di dalam kawasan.

Dia mengatakan, diskusi dan konsultasi dengan Pemerintah Kabupaten Bintan dan Pemerintah Provinsi Provinsi juga telah dilakukan secara reguler  baik dalam menerapkan aturan-aturan protokol kesehatan dan aturan lainnya.

Selanjutnya, masih katanya, pihaknya telah menetapkan kerangka kerja untuk dijadikan pedoman strategi pelaksanaan atau roadmap. “Tujuannya untuk menjadikan destinasi wisata Bintan Resorts tetap aman dan nyaman dikunjungi,” ujarnya.

Dia mengatakan, segala upaya yang dilakukan ini menjadikan Bintan Resorts  sebagai kawasan wisata  pertama yang mendapatkan sertifikat CHSE (Cleanliness, Health, Safety Environment) dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Republik Indonesia.

Menurutnya, semua dilakukan karena pihaknya tetap komitmen agar bidang usaha perhotelan  dan pariwisata tetap beroperasional sehingga terus memberikan lapangan pekerjaan kepada pekerjanya, pihak pengelola kawasan.

“Kemudian Bintan Resorts Council juga sedang mengupayakan jalan bagi  terwujudnya travel bubble antara Bintan Resorts dan Singapura,” ujarnya.

Dengan kapabilitas dan kompetensi yang dimiliki  dalam penerapan protokol kesehatan covid-19 yang berkesinambungan dibantu dengan tenaga ahli konsultan dari Singapura, dia mengatakan, Bintan Resorts telah menyusun pedoman strategi pelaksanaan travel bubble antara Bintan Resorts dan Singapura.

Menurutnya, pedoman ini memuat semua aspek yang telah dilakukan selama ini, baik memperkuat struktur organisasi satgas penanganan covid-19  Bintan Resorts sebagai penggerak aturan protokol kesehatan yang ditetapkan, melaksanakan standarisasi kompetensi dan kapabilitas, implementasi protokol kesehatan yang baik, serta audit dan pengawasan secara terus menerus. (*)

Reporter: Slamet
editor: tunggul