Metropolis

Demi Sembako Murah, Warga Abaikan Protokol Kesehatan

Penjualan sembako murah dari Pemko Batam yang mengabaikan protokol kesehatan, Jumat (9/4/2021). (f.eusebius/batampos.id)

batampos.id- Pemerintah Kota Batam serentak menggelar operasi pasar sembako murah di wilayah Kecamatan Batuaji dan Sagulung, Jumat (9/4/2021) pagi. Paket beras lima kilogram, satu liter minyak goreng, dan satu kilogram gula pasir seharga Rp 50 ribu itu jadi rebutan warga. Ribuan warga berjubel untuk mendapatkannya. Kawasan SP Plaza satu dari sekian banyak lokasi pembagian operasi pasar sembako murah tersebut dan pantauan di lapangan lebih dari seribuan warga yang berjubel di sana. Warga berdesak- desakan demi mendapatkan paket sembako murah tersebut.

BACA JUGA: Disperindag Distribusikan 35.200 Paket Sembako Murah

Situasi yang padat merayap semenjak operasi pasar tersebut dibuka tentunya menyulitkan petugas untuk mengatur jarak fisik warga. Imbauan dan arahan dari Walikota Batam Muhammad Rudi, Se serta Kadisperindag kota Batam Gustian Riau di lokasi operasi pasar agar mematuhi protokol kesehatan tak merubah keadaan. Warga tetap saja berjubel hingga mendapatkan paket sembako murah yang dibagi berdasarkan kupon yang telah disediakan sebelumnya.

Advertisement

“Jangan berebut bapak-ibu. Yang sudah ada kupon akan dapat semuanya. Satu-satu saja majunya,” ujar Gustian Riau di lokasi pembagian.¬†Situasi keramaian ini berlangsung sampai operasi pasar usai. Sebagian warga juga kelihatan mengabaikan anjuran penggunaan masker sehingga penerapan protokol kesehatan sangat longgar di lapangan.

Gustian Riau menuturkan, operasi pasar murah Pemko Batam ini sebagai upaya untuk meringankan beban masyarakat akibat terpaan wabah pandemi Covid-19 yang belum berakhir ini. Pembagian ini dilakukan secara merata di kota Batam dan didahului di empat kecamatan yakni Batuaji, Sagulung, Bulang dan Seibeduk. Total sembako yang disalurkan dengan harga yang murah sebanyak 35.200 paket. (*)

Reporter: Eusebius Sara
editor: tunggul