Nasional

Sekolah Tutup Minimal 3 Hari, Jika Terdapat Kasus Covid

Suasana uji coba pembelajaraan di SMKN 6 Jakarta, Rabu (7/4/2021). (F. Dery RidwansahJawaPos.com)

batampos.id – Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri mengatur Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19. Dalam SKB ini disebutkan jika pembelajaran tatap muka (PTM) bisa digelar secara terbatas jika pendidik dan tenaga kependidikan (PTK) sudah divaksinasi.

Meskipun demikian,jika ditemukan adanya kasus Covid-19 di satuan pendidikan, tentunya PTM harus segera dihentikan. hal in dijelaskan oleh Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Menengah (Dirjen PAUD Dikdasmen) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Jumeri.

“Dalam SOP disebutkan, jika ada penularan Covid di satuan pendidikan, maka minimal 3 x 24 jam, sekolah itu harus di lockdown, istilahnya ditutup,” jelas dia dalam Bincang Sore Kemendikbud, Kamis (8/4).

Advertisement

Kemudian, sekolah perlu berkoordinasi dengan para pihak terkait, seperti dinas kesehatan (dinkes), dinas pendidikan (disdik) serta puskesmas setempat mengenai hal tersebut. Ini dilakukan agar ada ada penanganan yang baik ketika terjadi klaster.

BACA JUGA: Ini Panduan PTM bagi Pemda di Masa PSBB

“Dilakukan pembersihan, pencucian dan disinfeksi untuk bisa memastikan bahwa sekolah tidak bisa digunakan (sementara). Kepada yang sakit ditangani dengan baik,” ujarnya.

Hal terpenting dalam pembukaan sekolah ini, selain penerapan protokol kesehatan dan ketersediaan sarana dan prasarana pendukung, tentu saja vaksinasi kepada seluruh GTK harus dipastikan. Jika tidak, maka PTM tidak boleh dulu dilakukan.

“Lalu dipastikan bahwa semua guru-guru sudah divaksin, karena guru-guru ini lah yang punya kendali,” tegasnya. (*)

Reporter: Jpgroup
Editor: Ryan Agung