Total Football

Tundukkan Liverpool, Real Madrid Jumpa Chelsea

Gelandang Liverpool Roberto Firmino (kiri) berusaha melewati kawalan pemain belakang Real Madrid Eder Militao saat laga leg kedua perempat final Liga Champions, di Stadion Anfield, Kamis (15/4). (F. Paul Ellis/AFP)

batampos.id – Liverpool gagal membalas dendam saat kekalahan leg pertama perempat final Liga Champions melawan Real Madrid. Dalam laga leg kedua di Anfield, Kamis (15/4), Liverpool hanya mampu bermain imbang tanpa gol.

Hail imbang ini membuat Real Madrid berhak untuk melaju ke babak semifinal. Liverpool harus tersingkir dengan agregat 3-1.

Menang 3-1 saat leg pertama, membuat Real Madrid tak ngotot mencuri kemenangan tandang. Pasalnya, hasil seri sudah cukup membuat Real melanggang ke babak semifinal.

Advertisement

Di babak semifinal, Real akan menghadapi perlawanan Chelsea yang sudah memastikan langkahnya terlebih dahulu. Anak asuh Thomas Tuchel ini lolos ke semifinal usai mengandaskan perlawanan FC Porto.

Genderang bahaya sudah dibunyikan Liverpool sejak pertandingan dimulai. The Reds berupaya keras mengejar agregat yang tidak menguntungkan dari leg pertama.

Baru memasuki menit ketiga, Thibaut Courtois sudah dipaksa memperlihatkan refleksnya untuk menghalau tendangan jarak dekat Mohamed Salah hasil umpan Sadio Mane. Sungguh start yang menjanjikan untuk Liverpool.

BACA JUGA: Cedera Otot, Ramos Tak Perkuat Madrid Lawan Liverpool dan Barcelona

Real dipaksa bermain lebih sabar dengan agresivitas yang dipertontonkan oleh Liverpool. Pada menit ke-11, giliran sepakan jarak jauh dari James Milner yang membuat Courtois melakukan penyelamatan.

Sedaya-upaya Liverpool terus memberikan tekanan kepada Real yang menjalankan pertahanan dengan rapi. Mane sejatinya mendapat peluang bagus di kotak penalti, hanya saja umpan silang berkelas Trent Alexander-Arnold gagal dijangkau pemain timnas Senegal itu.

Tidak ada ujian berarti bagi pertahanan Liverpool, yang sudah bermain solid dari mulai tengah hingga belakang, untuk menahan laju Los Blancos. Tiga menit sebelum turun minum, bola yang dilepaskan Gini Wijnaldum tak dapat menemui sasaran. Dominasi Liverpool nyata hingga paruh satu selesai, tapi tiada gol tercipta.

Selepas turun minum, permainan penuh tekanan masih diperlihatkan Liverpool, tapi Real masih lebih baik dalam mengatasinya pada babak kedua ini, sehingga masih ada peluang melalui serangan balik yang bisa terbangun.

Akselerasi cepat Vinicius Junior cukup membuat jantung para pendukung The Reds berdebar. Pemain sayap asal Brasil itu menguasai bola dengan lari nan cepat, beruntung Alisson dapat menyergap laju dari Vinicius.

Thiago Alcantara, Alex Oxlade-Chamberlain, hingga Diogo Jota masuk pada babak kedua, demi menambah kesegaran dan kreativitas pada permainan Liverpool, yang sudah mulai nampak frutrasi dengan solidnya pertahanan dari Real.

Karim Benzema sempat dibiarkan tanpa pengawalan di kotak penalti Liverpool, bomber kelahiran Prancis itu pun menebar ancaman lewa sundulan ke gawang kawalan Alisson, tapi usahanya tidak cukup untuk berujung gol.

Empat menit waktu tambahan diberikan untuk laga ini, dan Liverpool tidak bisa mencetak sebiji gol pun. Determinasi Salah ke kotak penalti pada ujung laga dengan sigap dimentahkan oleh Courtois. Laga ini pun diakhiri dengan sepak pojok Xherdan Shaqiri, yang memastikan laju Liverpool terhenti pada kejuaraan ini. (*)

Reporter: Ryan Agung
Editor: Putut Aryo