Nasional

IIMS Targetkan Transaksi Rp 4 Triliun

Pameran Padukan Event Offline dan Online

Booth Honda Prospect Motor pada pembukaan IIMS Hybrid 2021 di JiExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (15/4/2021). Pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) Hybrid 2021 yang berlangsung pada 15-25 April itu digelar secara daring (online) dan kunjungan langsung dengan pembatasan kapasitas dan penerapan protokol kesehatan COVID-19. (MUHAMAD ALI/JAWAPOS)

batampos.id – Setelah tahun lalu semua pameran otomotif absen di Indonesia, tahun ini Indonesia International Motor Show (IIMS) digelar dengan konsep hybrid atau perpaduan antara event offline dan online. Resmi dibuka secara virtual oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kamis (15/4), IIMS akan dihelat pada 15-25 April di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat dan juga secara virtual. Pameran tersebut ditargetkan mampu mencetak transaksi sebesar Rp 4 triliun.

Dalam sambutannya, Jokowi mengatakan bahwa industri otomotif merupakan salah satu penggerak perekonomian nasional yang harus segera diakselerasi. ”Di sini banyak keterlibatan pelaku usaha di dalam negeri dari mulai hulu sampai hilir yang harus ditingkatkan,” ujar Jokowi.

Dia juga meminta agar usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) terlibat. Dengan bangkitnya industri ini, mantan Gubernur DKI Jakarta itu berharap agar lebih banyak lagi kesempatan kerja yang dapat diberikan bagi para tenaga kerja lokal. Selain itu juga menaikkan angka ekspor Indonesia ke pasar global. ”Industri otomotif menjadi salah satu prioritas bagi pertumbuhan investasi,” ucapnya.

Advertisement

Menurut dia, pemerintah juga tengah berupaya meningkatkan iklim investasi. Saat ini, Indonesia juga telah memiliki lembaga pengelola investasi atau Indonesia Investment Authority. Adanya lembaga ini diharapkan akan memberi banyak kemudahan dan kepastian bagi para investor untuk membangun usaha produktif. ”Kebijakan relaksasi pajak juga telah diterbitkan pemerintah untuk mendongkrak penjualan dan daya beli produk otomotif untuk mendorong makin banyak permintaan di situ,” imbuhnya.
Jokowi berharap agar penyelenggaraan pameran otomotif ini dapat meningkatkan reputasi Indonesia di dunia otomotif global. Selan itu, dia berharap agar kapasitas produksi industri otomotif dalam negeri dapat ditingkatkan dengan pemakaian bahan baku lokal.

Penyelenggaraan IIMS tahun ini berbeda dengan penyelenggaraan tahun-tahun sebelum pandemi melanda. Kondisi new normal mensyaratkan pembatasan pengunjung dan penerapan protokol kesehatan ketat atau biasa disebut sebagai panduan Cleanliness, Health, Safety, Environment Sustainibility (CHSE) dalam standar industri pariwisata.

Untuk memenuhi prokotol kesehatan, pihak penyelenggara membatasi pengunjung offline yakni sebesar 25 persen dari kapasitas gedung. Untuk diketahui, hall JIExpo Kemayoran bisa menampung maksimal 2.000 orang. ”Dengan adanya pembatasan, maka hanya 500 orang saja yang bisa masuk. Adapun untuk total pengunjung yang masuk dibatasi 5.000 orang per hari,” ujar Presiden Direktur Dyandra Promosindo Hendra Noor Saleh.

Meskipun target pengunjung 25 persen dari total kapasitas gedung, Hendra menyebut IIMS Hybrid 2021 optimistis mentargetkan transaksi Rp 4 triliun. Lebih detail, Hendar menyebut bahwa angka tersebut 50 persen lebih rendah dari nilai transaksi penjualan otomotif di IIMS sebelum diterpa pandemi Covid-19. ”Target Rp 4 triliun selama seminggu perhelatan IIMS cukup rasional. Ini akan menjadi momen menarik bagi pengunjung untuk menikmati pameran otomotif yang sudah lama tak dihelat,” tambahnya.

Untuk IMMS dalam versi virtual, Hendra membeberkan bahwa pameran virtual tersebut akan lebih memfokuskan pada penjualan dan promo harga menarik dari masing-masing APM. ”Bentuknya nanti hanya virtual saja, jadi sudah diambil gambar mobilnya. Misalnya booth Daihatsu sudah ada keseluruhannya, nanti tinggal klik mobil yang diinginkan nanti secara otomatis akan mengirim informasikan alamat diler terdekat,” tegasnya.

Hendra juga menyinggung bahwa target transaksi Rp 4 triliun juga mempertimbangkan iklim penjualan otomotif yang sedang positif karena relaksasi PPnBM dari pemerintah. Hal tersebut dinilai bisa semakin menggairahkan penjualan mobil di IIMS tahun ini. ”Apalagi sekarang PPnBM sudah menggerek naik ke segmen mobil 2.500 cc. Pasar ini adalah pasar yang lumayan besar. Para APM yang memetik keuntungan dari PPnBM hampir semuanya hadir di IIMS,” pungkasnya.

IIMS tahun ini diikuti sejumlah merek kendaraan roda empat di Indonesia, di antaranya adalah BMW, DFSK, Honda, MG, Mini, Mitsubishi, Renault, Toyota, dan Wuling, serta satu importir umum yakni Prestige Motor. Ada pula merek-merek kendaraan roda dua, yaitu Astra Honda Motor, Benelli, Italjet, Kawasaki, NIU, Royal Alloy, Royal Enfield, Selis, Velocifero ,hingga puluhan merek aksesori aftermarket. (*)

Sumber : JP Group
Editor : Jamil Qasim