Bintan-Pinang

Survei Penyaluran BBM Bersubsidi untuk Nelayan, DPD KNTI Ingin Tahu Apakah Solar Bersubsidi sampai ke Nelayan

Anggota KNTI Bintan menyerahkan daftar kuesioner kepada nelayan di Bintan. (f. KNTI Bintan)

batampos.id- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Bintan melakukan survei akses Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi untuk nelayan kecil. Survei dilakukan untuk mengetahui secara pasti kendala yang dihadapi nelayan terkait harga dan penyaluran BBM bersubsidi. Ketua DPD Bintan Buyung Adly mengatakan survei dilakukan untuk memenuhi hak nelayan yang dilindungi Undang undang Nomor 7 Tahun 2016 tentang Perlindungan Nelayan. Dalam survei, pihaknya tidak hanya melampirkan pertanyaan terkait BBM, namun juga terkait kesejahteraan nelayan. “Tujuannya agar mengetahui apa kendala yang terjadi sehingga solar bersubsidi tidak sampai ke nalayan,” katanya.

Menurut Buyung, harus ada pengawasan dan pemeriksaan yang rutin di tempat tempat usaha penjualan minyak subsidi agar penyalurannya menjadi tepat sasaran. Pihaknya, kata Buyung, melakukan survei dengan 10 Surveyor dari tujuh Kecamatan di Kabupaten Bintan.
KNTI, lanjut Buyung, mengupayakan semaksimal mungkin responden dari total jumlah nelayan Bintan sebanyak 13.098 orang yang tergabung dalam nelayan perikanan tangkap, perikanan budidaya air laut, budidya air payau dan budidaya air tawar. KNTI akan menyampaikan secara terbuka temuan di lapangan terkait BBM subsidi kepada masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Bintan. “Semoga kegiatan KNTI menjadi kontribusi yang baik dalam membangun Bintan lewat sektor kelautan perikanan,” tegas Buyung. (*)
Reporter: Yusnadi
editor: tunggul