Metropolis

Diduga Menyalahi Regulasi, Polsek KKP Batam Police Line Truk Pengangkut, Kapal Pengangkut dan 760 Tabung Gas Elpiji 3 Kg di Belakangpadang

Kepolisan Kawasan Pelabuhan (KKP) Batam Polresta Barelang melakukan pemasangan police line dan mengamankan 750 tabung gas elpiji 3 kg di Pelabuhan Ahmad Belakang Padang. Pemasangan Police Line ini karena diduga ada penyalahgunaan gas bersubsidi tersebut. (F.Kapolsek Budi)

batampos.id- Kapolsek KKP Batam AKP Budi Hartono menjelaskan, pemasangan police line di tabung gas di salah satu pelabuhan di Kecamatan Belakangpadang bukan tanpa dasar yang jelas. Hal ini berdasarkan adanya informasi yang menyampaikan dugaan penyalahan aturan dalam mendistribusikan tabung gas bersubsidi tersebut.

BACA JUGA: Kartu Kendali Pembelian Gas 3 Kg Berlaku, Tidak Ada Lagi Penjual Eceran

“Karena adanya informasi ini unit reskrim Polsek KKP Polresta Barelang melakukan pemasangan police line terhadap tabung-tabung gas tersebut,” ujar Budi, Sabtu (17/4).

Advertisement

Menurutnya, sebelum pemasangan police line ini, sejumlah link-link beredar di media sosial terkait gas 3 kilogram yang dikirim ke pulau Belakangpadang. Sejauh ini di pelabuhan Ahmad dilakukan penyelidikan untuk didalami apakah betul informasi ini.

“Pemasangan police line tersebut benar, kita mendapat informasi bahwa ada hal yang salah terhadap regulasi yg seharusnya. Baik itu tabung gas tersebut, cara angkutnya, dan pelabuhan yang mereka gunakan. Makanya kita selidiki dulu 1×24 jam dan akan kami konfirmasi lagi,” tegas Budi.

Adapun kronologis kejadian ialah pada hari Sabtu (17/4/2021) sekira pukul 12.00 WIB, unit reskrim polsek kawasan pelabuhan telah mengamankan sebuah kapal yang sedang memuat tabung gas 3 kg untuk dibawa ke pulau Belakangpadang. Dimana menurut kapten kapal TT, tabung gas 3 kg sebanyak 760 tabung ini merupakan milik pengusaha JM yang ada di Belakangpadang.

“Menurut keterangan kapten kapal, ia hanya seorang pekerja. Segala bentuk izin terkait masalah gas 3 kg tersebut JM yang lebih paham,” kata Budi.

Selanjutnya unit reskrim melakukan police line terhadap kapal dan tabung gas 3 kg tersebut terkait proses penyelidikan lebih lanjut hingga dokumen tabung gas tersebut diperlihatkan kepada pihak penyidik atau penyidik pembantu. Adapun barang yang diamankan ialah dua buah truk pengangkut tabung gas 3 kg milik PT. Sarana Jaya Nusa, satu kapal kayu pengangkut tabung gas 3 kg atas nama JM dan 760 tabung gas 3 kg. (*)

Reporter : Rengga Yuliandra
editor: tunggul