Metropolis

DS, Dokter yang Diduga Pelaku Cabul Akui Perbutannya, Tak Tahu Aksinya Direkam Korban

Dokter yang diduga mencabuli pasiennya diamankan di Polsek Batamkota. (f.cecep/batampos.id)

batampos.id- DS, dokter umum di salah satu klinik di daerah KDA, Batamcenter, yang diduga melakukan pencabulan terhadap pasiennya mengaku sudah tiga kali memeriksa korban. Namun, aksi pencabulan tersebut pertama kali dilakukan. “Baru kali ini. Saya minta maaf, saya khilaf,” ujar DS di Mapolsek Batam Kota, Jumat (16/4/2021) siang Disinggung aksi cabulnya tersebut, DS memilih bungkam. Ia juga enggan berkomentar terkait alat yang digunakannya dalam pemeriksaan, seperti silikon bergerigi bening.

BACA JUGA: Togong, Tersangka Cabul di Kundur Utara Terancam 15 Tahun Penjara

DS mengaku tidak mengetahui perbuatannya tersebut direkam korban. Sebab, biasanya, korban bermain game pada ponselnya saat dilakukan pemeriksaan. “Saya tidak tahu (direkam),” katanya.

Advertisement

Kapolsek Batam Kota, AKP Nindya Astuty Wilhelmina Huliselan mengatakan, saat pencabulan tersebut, pelaku sengaja menyuruh korban datang pada malam hari. Kemudian, pemeriksaan dilakukan selama setengah jam di dalam ruang prakteknya

“Pemeriksaan pertama diberi obat, kedua dicuci. Dan ketiga ini korban disentuh dengan selikom bergerigi dan pelaku mengeluarkan kemaluannya. Kita masih lakukan pemeriksaan apakah alat itu digunakan untuk mengobati keputihan,” kata Nindya.

Nindya mengaku, dalam kasus pencabulan tersebut, pihaknya mengamankan barang bukti berupa selikon bergerigi, 1 botol sabun, dan 1 botol water steril. “Untuk korban mengalami trauma dan pada alat kelaminnya mengalami sedikit pembengkakan. Tapi kita masih tunggu hasil visumnya,” katanya.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 289 atau 290 KUHP tentang pencabulan dengan ancaman hukuman penjara hingga 9 tahun. Sementara itu, di papan nama tempat praktek dokter ini sudah mencopot nama sang dokter di daftar dokter yang bertugas di klinik itu.

Seperti diberitakan sebelumnya, Jajaran Polsek Batamkota menangkap DS, oknum dokter di klinik kawasan KDA, Batamcenter. Pria 38 tahun ini melakukan pencabulan terhadap pasiennya, VS, 23. Pencabulan itu terjadi pada Senin (12/4) malam sekitar pukul 23.10 WIB. Saat itu, korban mendatangi klinik bersama pacarnya untuk memeriksa keputihan pada alat vitalnya. Saat itulah terjadi pencabulan. (*)

Reporter: YOFI YUHENDRI
Editor : tunggul