Metropolis

Sudah Divaksin Covid, Tetap Jaga Protkes

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi. ( F Dalil Harahap/Batam Pos)

batampos.id-Pemerintah Kota Batam masih terus berupaya menekan ledakan kasus Covid-19. Saat ini, jumlah masyarakat yang sudah divaksin baru mencapai 50 ribu orang. Penekanan protokol kesehatan sangat penting agar masyarakat tidak terpapar.

Ketua Bidang Kesehatan Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, Didi Kusmarjadi, kembali mengimbau masyarakat yang sudah menerima vaksinasi Covid-19 untuk tetap menjaga protokol kesehatan saat beraktivitas. Karena, persentase penurunan kejadian penyakit pada kelompok orang yang divaksinasi tidak 100 persen. “Tetap terapkan protkes, meskipun sudah divaksin. Ingat, efikasi vaksin Covid-19 tidak seratus persen,” pesan Didi, Jumat (16/4/2021).

BACA JUGA: Masa Pemulihan dari Covid, Amsakar Imbau Warga Batam Patuhi Protkes dan Jaga Kesehatan

Advertisement

Kemungkinan, terpapar Covid-19 bisa saja terjadi jika antibodinya rendah meskipun yang bersangkutan sudah melakukan vaksinasi. Didi menjelaskan, dari efikasi vaksin Sinovac menunjukkan 60 persen. Angka ini telah memenuhi persyaratan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yakni di atas 50 persen.

“Efficacy Sinovac kan hanya 60 persen. Artinya, dari 10 yang divaksin, ada kemungkinan 4 orang masih dapat terkena (Covid-19),” jelas Didi. Terkait dengan terpaparnya Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, Didi menambahkan ada kemungkinan antibodi atau imun tubuhnya belum terbentuk maksimal. Meskipun, yang bersangkutan sudah melakukan vaksinasi Covid-19 sejak Januari 2021 lalu.

“Beliau (Amsakar Achmad) tak mengecek antibodi. Bisa jadi, kadar antibodinya rendah,” jelas Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam itu. Namun demikian, ia menegaskan bahwa kondisi Wakil Wali Kota Batam beserta istri sudah dalam kondisi membaik. Orang nomor dua di Kota Batam tersebut sudah melakukan swab PCR dengan hasil negatif. Sementara, sang istri Erlita Sari belum melakukan pengecekan swab karena kondisinya belum memungkinkan.

“Kalau beliau (Amsakar Achmad) hasil swab pertama negatif, nanti swab ulang lagi. Ibu (Erlita Sari) besok rencananya, karena demam kemarin tapi hari ini sudah membaik. Jadi besok baru rencananya di-swab,” beber Didi.

Hingga saat ini, total masyarakat yang sudah menerima vaksinasi baik dari tahap I dan Tahap II, sebanyak 50 ribu. Pelaksanaan pencanangan vaksinasi Covid-19 terus berlanjut.

“Total masyarakat Batam yang sudah divaksin hampir 50 ribu. Dari tahap pertama dan tahap kedua ini yang masih berlanjut,” kata Didi.

Kondisi Amsakar Membaik
Sementara itu, Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, yang saat ini masih menjalani perawatan usai dinyatakan positif Covid-19, kondisinya kian membaik. “Alhamdulillah sudah membaik. Sekarang masih perawatan. Mudah-mudahan cepat dinyatakan negatif dan bisa kembali bertugas,” kata pria nomor dua di Batam ini.

Amsakar mengakui, kesibukan yang dilalui belakangan ini membuat daya tahan tubuhnya menurun. Sehingga, terpapar Covid-19. Selain itu, aktivitas pertemuan saat pembagian sembako juga cukup menguras waktu. “Karena sibuk dan kebetulan baru kembali dari perjalan dari Dabo Singkep, Karimun. Jadi faktor kelelahan ini sangat gampang terserang virus,” ujarnya.

Meskipun tengah menjalani perawatan, Amsakar tetap mengimbau dan mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan dan protokol kesehatan. Dari awal pelaksanaan vaksinasi, pemerintah sudah mengingatkan untuk tetap patuh Protkes meskipun sudah menjalani vaksinasi.

“Intinya jaga kesehatan. Jangan abai dan lalai. Saya ingin kita semua sehat dan tidak terpapar tentunya. Makanya penting sekali Protkes dan menjaga kesehatan ini,” tegasnya. (*)

 

Reporter : FISKA JUANDA, YULITAVIA
Editor: tunggul