Metropolis

Tak Ada Alasan sudah Divaksin Covid, Semua Penumpang Kapal Antarprovinsi Wajib Rapid Test Antigen

Penumpang kapal saat pemeriksaan kesehatan di pintu keluar Pelabuhan Domestik Sekupang, Rabu (3/2). F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.id – Sudah divaksin bukan jaminan tak terpapar covid. Buktinya Wakil Wali Kota Batam Amsakar terpapar covid 19, padahal sudah dua kali dapat suntikan vaksin. Karena itu jugalah, maka setiap warga yang mau bepergian ke luar daerah melalai Pelabuhan Domestik Sekupang (PDS) diwajibkan memiliki surat jeterangan rapid test antigen. Kebijakan tersebut juga berlaku bagi penumpang yang sudah divaksin Covid-19.

BACA JUGA:MUI Putuskan Test PCR dan Rapid Antigen Tak Batalkan Puasa

Sementara, bagi para penumpang antardaerah dalam provinsi, cukup melampirkan surat keterangan sehat (SKM) dari rumah sakit, puskesmas atau klinik. Kepala Bidang Pengendalian Karantina dan Surveilan Epidemiologi, Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas 1 Batam, Romel Simanungkalit, mengatakan, persyaratan perjalanan penumpang masih diwajibkan melengkapi hasil pemeriksaan kesehatan.

Advertisement

“Iya, tentu. Itu sudah menjadi ketetapan di masa pandemi ini. Ini berlaku tak hanya di Batam, namun secara nasional,” ujar Romel, Jumat (16/4/2021).¬†Menurutnbya, aturan wajib repid antigen berlaku bagi mereka yang melakukan perjalanan antarprovinsi. Semisal, tujuan ke Dumai, Tembilahan, Kuala Tungkal dan Buton, wajib menyertakan rapid test antigen. Dimana, petugas 24 jam akan standby atau siaga melakukan memeriksa antigen penumpang di pelabuhan.

“Tapi kalau penumpang antarpulau yang masih berada dalam Provinsi Kepri, seperti Tanjung Balai, Tanjung Batu, Moro, Tanjung Pinang, dan Lingga, cukup melampirkan surat kesehatan atau SKM,” terangnya.

Semua perjalanan penumpang, sambung dia, wajib mengisi riwayat perjalanan elektronic health alert card (e-HAC) yang akan diperiksa petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan di pintu kedatangan penumpang di pelabuhan.

Romel menjelaskan, vaksinasi merupakan upaya pemerintah dalam menekan penyebaran Covid-19. Masyarakat yang telah divaksin, bukan berarti virus tak dapat masuk ke dalam tubuh, melainkan untuk meningkatkan imunitas atau kekebalan tubuh terhadap virus Covid-19.¬†“Divaksin, sedikit kemungkinan mereka akan terpapar jika dibanding yang belum vaksin,” kata Romel.

Kendati demikian, Romel tetap mengingatkan agar setiap penumpang yang melakukan perjalanan tetap memastikan kondisi kesehatannya. Pastikan kondisi kesehatan, jangan sampai menyebarkan virus atau sebaliknya saat kondisi kesehatan anda lemah, itu lebih mudah terpapar. Wajib menggunakan masker,” pungkasnya. (*)

Reproter : Rengga Yuliandra
Editor : tunggul