Nasional

Rangkul Seluruh Etnis Sulut di Batam

Deklarasi Kerukunan Keluarga Sulawesi Utara (KKSU) Batam

Para tokoh masyarakat Sulawesi Utara (Sulut) di Batam membentuk organisasi Kerukunan Keluarga Sulawesi Utara (KKSU) Batam. Terbentuknya KKSU Batam ini, ditandai dengan pembacaan pernyataan ikrar oleh pendiri organisasi ini di Pesangrahan Resto and Bakeri, Bengkong, Jumat (16/4) malam. (Iman Wachyudi/Batam Pos)

batampos.id – Para tokoh Sulawesi Utara (Sulut) di Batam membentuk organisasi Kerukunan Keluarga Sulawesi Utara (KKSU) Batam. Terbentuknya KKSU Batam ini, ditandai dengan pembacaan pernyataan ikrar oleh pendiri organisasi ini di Pesangrahan Resto and Bakeri, Bengkong, Jumat (16/4) malam.

Pendiri organisasi ini yakni Wellem Kumaunang, James Lensun, Denny Untu, Stenly Warouw,Vicky Valentino, serta Herman Mangundap.

Ketua Terpilih KKSU Batam, James Lensun mengatakan pembentukan organisasi ini untuk menyatukan seluruh etnis Sulawesi Utara di Batam. Sebab, selama ini organisasi Sukawesi Utara terbagi sesuai kota dan kabupaten.

“Kami punya kerinduan untuk merangkul semua etnis yang ada di Kota Batam ini. Agar kebersamaan kami ini menghasilkan sesuatu yang baik untuk Batam,” ujar James.

Selain menyatuksan seluruh etnis, organisasi ini nantinya berfokus untuk mempromosikan budaya dan kesenian Sulut di Batam. Termasuk membantu para perantau di Batam yang saat ini terdata mencapai 6 ribu jiwa

“Selama ini kami hanya penonton. Jadi sekarang kami terlibat langsung untuk kemajuan Batam,” katanya.

James menambahkan ke depannya, organisasi ini juga akan menjadi mitra dan penghubung komunikasi anatara Pemerintah Sulawesi Utara dan masyarakatnya di Batam. Seperti menjadi pusat informasi untuk bidang pariwisata, pendidikan, dan lapangan pekerjaan.

“Misalkan di wilayah lain, ada program asrama mahasiswa. Nah, di Batam akan dita usulkan juga. Jasi banyak informasi yang akan didapatkan untuk masyarakat Sulawesi Utara tentang Batam, begitu juga sebaliknya,” tutupnya. (*)

Reporter: YOFI YUHENDRI
Editor: Jamil