Kepri

Kaum Muda jadi Garda Terdepan Bangun Toleransi Antarumat, Kader GAMKI Bagi Takjil di Simpang Kabil, Batam

Aksi anggota GAMKI Kepri membagi bagikan takjil kepada pengguna jalan di Simpang Kabil, Batam. (f.GAMKI Kepri)

batampos.id– Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kepulauan Riau membagikan takjil bagi pengguna jalan di simpang kabil. Terlihat belasan kader GAMKI hadir di persimpangan jalan Kabil untuk membagikan takjil ke pengguna jalan raya sore hari menjelang waktu berbuka puasa.

BACA JUGA: Rikson Tampubolon Pimpin GAMKI Kepri

Kordinator aksi pembagian takjil, James Sinaga yang juga selaku pengurus GAMKI Kepri Bidang Aksi Pelayanan Dan Antar Lembaga mengatakan, merupakan bentuk dukungan pemuda Kristen kepada umat Muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa.
“Selamat menjalankan ibadah puasa bagi saudara kita yang sedang menjalankan ibadah puasa. Mari tetap kita jaga rasa persaudaraan kita sebangsa dan setanah air di Kepulauan Riau ini, khususnya Kota Batam” ujar James.

Advertisement

Di lokasi yang sama, Rikson Tampubolon Ketua Dewan Pimpinan Daerah GAMKI Kepulauan Riau menuturkan, apa yang dilakukan ini adalah bentuk solidaritas kebangsaan, utamanya kaum muda untuk tetap mendorong semangat membangun toleransi antarumat beragama. Pemuda harus jadi garda terdepan dalam mendorong terciptanya kerukunan di tengah masyarakat. Karena hal ini merupakan modal kita untuk dapat maju menjadi bangsa yang besar. Kita tak akan bisa menjadi bangsa yang besar dan mendorong pembangunan Kepri bisa lebih baik lagi, kalau kita tidak bisa hidup rukun di tengah bangsa ini.

“Kita tau beberapa minggu belakangan ini rasa kebangsaan dan toleransi kita diuji dengan peristiwa terorisme yang merusak tenun kebangsaan kita. Kita berharap hal kecil yang bisa lakukan ini, memberikan pesan kepada masyarakat agar kita tetap solid dan menjaga kerukunan antar masyarakat yang berbeda-beda ini. Kita punya kepentingan, Provinsi Kepulauan Riau dan Kota Batam ini khususnya, harus kita jaga tetap menjadi ikon kerukunan dari masyarakat yang plural untuk Indonesia yang kita cintai ini,” ujarnya. Aksi berbagi takjil ini berjalan dengan lancar dan tetap mengedepankan Protokol Kesehatan. (*)

Reporter: Eusebius Sara