Bintan-Pinang

292 Pelajar di Kepri Dapat Beasiswa JKK dan JKM dari Bpjamsostek

Penyerahan secara simbolis manfaat beasiswa pendidikan anak peserta program JKK dan JKM, Rabu (21/4/2021). (F. Peri Irawan/ batampos.id)

batampos.id– Pemprov Kepri bersama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Bpjamsostek) cabang Tanjungpinang menyerahkan manfaat beasiswa pendidikan anak peserta program jaminan kecelakaan kerja (JKK), jaminan kematian (JKM) dan jaminan hari tua (JHT). Penyerahan manfaat beasiswa pendidikan anak itu sentak dilakukan di 33 provinsi se di Indonesia disaksikan oleh Menteri Ketenagakerjaan.

BACA JUGA: Beasiswa 5.000 Doktor Kembali Dilanjutkan Kemenag

Gubernur Provinsi Kepri, Ansar Ahmad mengatakan program itu bentuk kehadiran pemerintah dalam memberi jaminan kematian dan kecelakaan untuk anak-anak yang ditinggalkan. “Alhamdulillah tadi saya lihat ada 292 anak di Kepri yang mendapat beasiswa JKK dan JKM. dengan nilai Rp 831 Juta,”kata Ansar, di Gedung Daerah, Rabu (21/4/2021).

Advertisement

Ansar menilai program itu merupakan pola bantuan yang sangat tepat untuk menjamin anak di Kepri mendapatkan pendidikan yang layak. “Kita doakan semoga Bpjamsostek ini terus berkembang memberikan bantuan secara terus menerus,”  harapnya.

Kepada pelaku usaha juga diminta mendaftarkan pekerjanya sebagai peserta Bpjamsostek agar anaknya mendapat jaminan pendidikan yang jelas ketika terjadi kecelakaan atau kematian. “Ahli warisnya bisa mendapat jaminan yang jelas,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Bpjamsostek Cabang Tanjungpinang melalui Kabid Umum dan SDM, Wahyu Wibowo menjelaskan di Tanjungpinang jumlah penerima beasiswa sebanyak 50 orang, tenaga kerja 32 orang, klaim JKK sebanyak 4 orang dan klaim JKM  sebanyak 28 orang dengan estimasi nominal beasiswa mencapai Rp 181,5 juta.

“Sedangkan penerima beasiswa di Kepri sebanyak 292 orang dengan estimasi nominal mencapai Rp 831 juta,” paparnya.

Wahyu menjelaskan beasiswa pendidikan anak diberikan sesuai dengan tingkatkatannya, untuk TK hingga SD sederajat setiap anak mendapat Rp 1,5 juta per tahun. SMP setiap anak mendapat Rp 2 juta per tahun. SMA setiap anak mendapat Rp 3 juta per tahun dan pendidikan tinggi maksimal strata 1 setiap anak mendapat Rp 12 juta per tahun.

Pada kesempatan itu secara simbolis diserahkan untuk tiga anak pada program JKM yaitu Clara Cindy Claudya, mahasiswa semester 7 di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta total yang akan diterima Rp 24 juta. Alfino Doni Lutfhi siswa SMP N 3 Bintan Kelas IX, akan menerima Rp 59 juta. “Ketiga Ghaits Fadhlul Aziz,  siswa kelas 6 di SDN 005 Tanjungpinang Timur, total yang didapatkan Rp 64,5 juta,” ujarnya. (*)

Reporter: Peri Irawan
editor: tunggul