Ekonomi & Bisnis

Hyundai dan Kia Umumkan Bos Baru

Chang-Hyeon Song, bos baru Hyundai Motor Company dan Kia Corporation. F. ist/JPG

batampos.id – Hyundai Motor Group (Grup) mengumumkan bos baru. Perusahaan raksasa asal Korea Selatan tersebut mengumumkan Chang-Hyeon Song sebagai Presiden untuk mengawasi bisnis mobilitas Hyundai Motor Company dan Kia Corporation.

Hyundai juga mengumumkan pembentukan divisi baru, Transportation-as-a-Service (TaaS). Serta menunjuk Song sebagai kepala divisi tersebut. Divisi baru ini akan bertanggung jawab membangun strategi dan semua aspek layanan mobilitas global termasuk perencanaan, pengembangan, dan operasi bisnis.

Organisasi baru ini akan merampingkan layanan mobilitas Hyundai yang sudah ada. Kemudian memperkenalkan model layanan baru berdasarkan data pengguna untuk meningkatkan daya saing bisnis mobilitas globalnya.

Divisi ini juga berencana menciptakan ekosistem mobilitas yang akan mendorong kolaborasi antara berbagai pemain dalam industri.

“Hyundai dan Kia adalah perusahaan dengan kemampuan untuk memberikan pengalaman mobilitas yang inovatif dan berharga kepada pelanggannya,” ujar Song.
Melalui pengalaman yang dimiliki Song, Hyundai berencana untuk mempercepat transisi menjadi Penyedia Solusi Mobilitas Cerdas dengan mendobrak paradigma industri otomotif tradisional.

Dalam keterangan resminya kepada JawaPos.com, Selasa (20/4), Song adalah sosok yang terkenal di industri teknologi. Song telah mengembangkan keahliannya melalui perusahaan teknologi global seperti Apple dan Microsoft.

BACA JUGA: Hyundai Bangun Pabrik Seluas 80 Ribu Hektare

Beliau juga pendiri Naver Labs, unit R&D dari search engine terbesar di Korea Selatan dan Information and Communication Technology (ICT) dari merek global Naver. Saat itu Song menjabat sebagai Chief Technology Officer.

Sebelum bergabung dengan Hyundai, Song mendirikan startup yang bergerak di transportation-as-a-service otonom, 42dot, pada tahun 2019. Di mana ia memimpin pengembangan platform teknologi mengemudi otonom dan mobilitas.

“Kami akan mencoba untuk mendapatkan keunggulan kompetitif dan menginisiasi pertumbuhan industri mobilitas yang berkelanjutan dengan bekerja sama erat dengan pemerintah serta bisnis mobilitas lainnya,” pungkasnya. (*)

Reporter: JP Group
Editor: Suprizal Tanjung