Karimun

Maksimalkan Pelayanan, Herisa Anugerah Sukses Karena Dukungan Keluarga

Bupati Karimun Aunur Rafiq ketika menyerahkan penghargaan kepada Camat Meral Herisa Anugerah beberapa waktu lalu. (f .CAMAT MERAL)

batampos.id– Berbagai ekspresi di lakukan para wanita untuk memperingari Hari Kartini, Rabu (21/4/2021). Di Karimun salah satu wanita inspiratif Kartini masa kini adalah Herisa Anugerah, saat ini menjabat sebagai Camat Meral. Kesusksesan Herisa, tidak terlepas dari dukungan keluarga serta bagaimana mengatur waktu untuk karier, keluarga, suami, anak dan usaha/bisnis. Sebagai Camat, di tengah pandemi Covid-19, ia juga memaksimalkan pelayanan. “Alhamdulillah, sampai sekarang berjalan lancar seperti biasa. Walaupun, saat ini saya mempunyai dua orang anak yang masih batita dan balita, beserta suami,” terang Herisa Anugerah.

BACA JUGA: Bicara Kartini Hanya sebagai Pejuang Perempuan Itu Tidak Adil

Ia mengungkapkan, walaupun saat ini dirinya dipercaya mengemban amanah sebagai Camat Meral, namun, sebagai kodrat perempuan sudah pasti memprioritaskan peranannya sebagai istri dan seorang ibu. Sehingga, waktu 24 jam harus benar-benar diatur agar semuanya bisa berjalan seiringan.

Advertisement

“Nomor satu dukungan datang dari suami, kedua orangtua dan keluarga. Sebab, di luar jam kantor saya juga membuka usaha di bidang fashion dan kuliner,” ungkapnya.
Dengan demikian, sangat dibutuhkan manajemen waktu dalam membagi tugas sebagai abdi negara maupun keluarga. Mengingat, tantangan sekarang ini yang masih pandemi Covid-19. Dirinya, harus berperan di tengah-tengah masyarakat untuk melakukan pencegahan penyebaran Covid-19 di wilayahnya.

Memang tantangan sekarang ini sangat berat sekali. Mulai dari memberikan edukasi kepada masyarakat tentang Covid-19 yang berkoordinasi dengan orang-orang baik di lingkungan pemerintah kecamatan Meral. Mulai dari tokoh masyarakat, kelurahan maupun masyarakat itu sendiri.

“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada pimpinan dalam hal ini, Bupati dan Wakil Bupati Karimun serta Sekretaris Daerah yang terus memberikan dukungan untuk kegiatan di Kecamatan,” kata Ica panggilan akrabnya.

Masih kata Ica, suka duka melaksanakan tugas sebagai pelayanan masyarakat maupun sebagai istri dan seorang ibu dan usahawan. Tetap, dijalani dengan iklas melalui kebijakan-kebijakan kita buat. Sehingga, bisa memberikan kemudahan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Walaupun, dalam mengambil kebijakan tidak 100 persen semua masyarakat disenangkan. Tapi, itulah kebijakan yang kita berikan yang sesuai aturan-aturan berlaku. Dengan memberikan kebijakan tersebut, dapat bermanfaat bagi orang banyak. Bahkan, ada kebijakan yang ternyata tidak memenuhi semua pihak.

“Kalau fitnah sudah sering saya terima, tapi itulah risiko pekerjaan sebagai pemimpin. Semuanya, saya jalani dengan baik,” ucapnya. Disaat lagi banyak permasalahan, dirinya sering meminta masukkan mulai dari pimpinan hingga kedua orangtua saya. Sehingga, bisa mengambil kebijakan yang tepat. Sebagai filosofi kehidupan saya, yang hingga sekarang ini menjadi acuan kehidupan dari didikan kedua orangtuanya. “Ilmu bermasyarakat itu tidak dari kuliah. Tapi, dari pergaulan mulai dari kedai kopi dan dukungan dari Ayah dan Ibu yang kebetulan pensiunan polisi dan pensiunan kepala sekolah dan tenaga pendidik,” tutunya. (*)

Reporter : TRI HARYONO
Editor : tunggul