Zetizen

Produktif di Usia Muda

Reporter : SONIA NOVI
Editor : AGNES DHAMAYANTI

Batampos.id – Masa muda merupakan fase dimana seseorang sedang mencari sesuatu yang baru dalam hidupnya, sedang giatnya mengembangkan diri dan mencari jati diri yang sesungguhnya. Di masa muda juga kita dapat mengukir prestasi sebanyak – banyaknya. Satu hal yang baik adalah menjadi pengusaha ketika masih muda. Menjadi kesempatan untuk belajar dan menjelajah lebih luas. Inilah mengapa kita sangat diuntungkan untuk menjadi entrepreneur sejak masih muda.

Advertisement

Sebuah keuntungan besar adalah bahwa remaja memiliki tanggung jawab yang lebih sedikit dan lebih banyak waktu untuk belajar, tidak seperti orang tua yang point utama kehidupan mereka 24 jam untuk berpikir tentang bagaimana untuk mencari nafkah dan mencukupi keluarga. Pengusaha muda berusia antara 16 sampai 25 tahun menunjukkan lebih rajin dan ketekunan untuk berpartisipasi dalam industri pasar yang menguntungkan. Lihat saja bagaimana banyak anak muda yang kreatif dengan ide-ide bisnisnya yang selalu baru secepat operator selular memperkenalkan generasi baru ponsel. (***)

F. Dok, Pribadi

PROFESINYA sebagai dosen freelance animasi 3D di Politeknik Negeri Batam sejak 2019, menjadi jalan bagi Indrawati Febriani Benyamin mengajak para anak muda bekerja produktif.

Menurut Indrawati, masih banyak bidang yang bisa dieksplorasi. Nah untuk itu coba belajar realisasikan sesuatu yang disuka. Dimulai dari hobi juga tidak masalah. Cari tahu sebanyak mungkin dan selalu research, selalu penasaran dan ingin tahu. Jangan dengarkan omongan orang yang bilang itu tidak berguna. Percayalah itu semua itu berguna. Tapi kalau memang sudah mau mendalaminya harus dijalani. Harus konsisten. Jangan bergantung kepada orang lain. Selalu cari cara gimana supaya bisa membuat dirimu lebih berguna.

“Dulu sewaktu sekolah saya selalu mau dan penasaran untuk belajar banyak materi di luar sekolah. Seperti les musik dan bahasa. Jadi, sepulang sekolah, saya les. Bisa jam 8-9 malam smpai di rumah,” kata alumni Institut Teknologi Harapan Bangsa itu.

Namun, suatu ketika, dikarenakan kondisi orang tua, Indrawati harus dapat membiayai kuliah sendiri. “Jadi, kuliah sambil kerja dengan menerima les privat. Ketika itu saya sudah mapan. Karena bekerja di salah satu perusahaan animasi.” kata wanita berumur 32 tahun ini.

Namun, Indrawati masih mencari pekerjaan sampingan dan belajar soal freelance ke teman yang udah lebih terkenal dengan usaha freelancenya. “Karena suatu saat aku gak akan kerja di perusahaan itu terus-menerus.” kenang Indrawati. Hingga Akhirnya, kuliahnya selesai dan sekarang menjadi dosen. (*)

***

F. Dok. Pribadi

SAAT ini Andre Hermawan yang masih berusia 22 tahun telah menjadi pemimpin di sebuah perusahaan yang bergerak di bidang logistik/freight forwading atau lebih spesifiknya pada bidang usaha seafastening. Perusahaan logistik ini berdiri tahun 2002. Berlokasi di Jalan Jawa nomor 24 Kelurahan Tanjungbuntung.

Ia mengaku, diajarkan orangtuanya menjadi seorang pemimpin yang baik dalam mengambil keputusan. Berbagai metode kerja, cara berkomunikasi yang baik, sampai dengan etika saat bertemu dengan orang lain (baik anak muda atau orang yang lebih tua).

“Menjadi pemimpin di usia yang masih muda ini adalah salah satu tantangan yang cukup saya gemari terlebih sebagian besar anggota kerja yang bergabung dengan perusahaan ini adalah mereka yang sudah cukup dewasa. Pada dasarnya komunikasi yang baik akan melahirkan hubungan yang baik,” kata Andre.

Pada kasus-kasus tertentu yang cukup berisiko, Andre tak ingin terlalu cepat mengambil keputusan. Ia berkonsultasi kepada ayah atau mitra usaha ayahnya yang dirasa cukup paham dengan kasus atau permasalahan tersebut.

Bisnis yang dijalankan ini sudah beromzet Rp 5-6 juta per bulan. “Senang sekali bisa menjalankan bisnis ini, karena bisa bertemu banyak orang dan wawasan jadi ikut berkembang,” katanya. (*)

***

F. Dok. Pribadi

TANGGAL 18 November 2019, menjadi awal Ayu menjajal bisnis. Produk yang dipilihnya parfum, safrin dan sepatu. Bisnis ini dijalankan di rumahnya di Kompleks Villa Mas Blok C 06 Nomor 26.

“Sewaktu memulai bisnis, saya hanya ingin menambah wawasan bisnis di usia muda. Dan ternyata tantangannya banyak. Yang utama jangan pernah merasa kok jualan saya tidak laku ya. Karena dalam berbisnis, ada fase dimana dagangan kita bakal ngestuck gitu aja. Tapi kalau rajin menawarkan ke sosial media pasti akan berhasil. Jangan pernah merasa  gagal karena memulai usaha bukan seusatu yang instan namun butuh proses panjang yang harus dilalui. Selagi kita masih muda, selagi tidak ada hambatan, semua harus dicoba termasuk bisnis. Mulai dari yang terkecil hingga bisnis yang besar. Tidak ada yang namanya bisnis gagal, yang ada hanya kamu saja yang malas untuk memulai lebih serius,” tutur Ayu.

Kini omzet bisnis onlinenya mencapai 3-4 juta per bulan. “Namun terkadang tidak menentu, naik turun sudah pasti saya raskan,” kata Ayu. (*)

ZETS OF THE DAY

“Tips & Tricks Kaum Millenial”

Reporter : SONIA NOVI
Editor : AGNES DHAMAYANTI

SUDAH tidak asing lagi jika mendengar pengusaha di usia muda atau istilah lainnnya adalah berkarir sejak muda! Nah, bagaimana sih kaum millenial bisa bangkit atau melawan rasa kemalasan? Yuk, kita intip tanggapan kaum millenial terkait tips & tricks menjadi pengusaha sejak muda, Yuk intip! (*)

F. Dok. Pribadi

Rizky Akbar Rahman
SMPN 4 Batam
@rizkyakbar_t

Ketika saya mendengar kata “pengusaha muda”, saya langsung membayangkan remaja seusia kakak saya yang sudah merintis karir seperti membuka usaha kecil-kecilan. Bagi saya ini sebuah motivasi untuk memiliki bisnis di usia muda. Tips dari saya untuk teman-teman seusia agar bekerja keras semaksimal mungkin dan tetap semangat merintis usaha kecil-kecilan. (*)

 

Sahram La’ara
SMKN 6 Batam
@_____shrm

Jangan memulai bisnis karena tren. Kita harus punya passion dalam menentukan bisnis yang cocok. Selain itu untuk menjadi pengusaha harus memiliki tujuan bisnis. Dan memilki modal yang cukup. (*)