Metropolis

Salim: Sudut Cafe, Cafe Golden King dan Pujasera Golden King Tak Patuhi Protokol Kesehatan, Tim Terpadu Layangkan Surat Peringatan

Tim Terpadu Pengawasan Protokol Kesehatan mulai melakukan sidak ke sejumlah tempat keramaian yang mengabaikan protkes. (f.yulitavia/batampos.id)

batampos.id– Tim Terpadu Pengawasan Protokol Kesehatan melayangkan surat peringatan kepada pelaku usaha yang melanggar protokol kesehatan. Beberapa cafe dan tempat makan terjaring operasi pengawasan, Rabu (21/4/2021). ”Sesuai dengan hasil rapat bersama Forkompimda beberapa hari lalu, kami langsung memaksimalkan pengawasan. Karena sudah mulai mengkhawatirkan pelanggaran Protkes ini,” kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Batam, Salim.

BACA JUGA: Disiplin Protkes Menurun,  Langsung Ada klaster BTN , Klaster Diklat, Klaster Gelper dan klaster ASN

Ia menjelaskan, peningkatan pengawasan sudah berjalan sebelumnya di pusat keramaian seperti stand-stand bazar jajanan takjil. Sekarang semua sudah mematuhi jam operasional. Namun tidak dengan tempat makan, cafe dan tempat nongkrong lainnya. “Mereka tidak diberikan batas operasional, dan melanggar Protkes. Pemerintah tidak melarang mereka berjualan atau membuka usahanya, namun tolong tetap patuhi Protkes. Karena kalau tidak buka, ekonomi juga tidak berkembang,” ujarnya.

Advertisement

Salim menegaskan operasi pengawasan dan penindakan akan terus dilakukan, dan berharap ada perubahan pola pikir, dan kembali memperketat protokol kesehatan. Tim terpadu yang terdiri dari unsur TNI/Polri ini dan jajaran pemerintahan ini akan terus turun dan memastikan tidak ada kerumunan.

“Kita memang terbatas kegiatannya, namun itu tidak mempengaruhi penegakan aturan Wali Kota Batam nomor 49 tahun 2020 terkait penertiban dan pemberian sanksi bagi yang melanggar Protkes,” terangnya. Ia menyebutkan, pihaknya sudah mendatangi sejumlah titik keramaian seperti tempat usaha, terdapat dua titik yaitu Batamkota dan Bengkong.

Salim merinci, di Kecamatan Batamkota, petugas menemukan rata-rata pengusaha cafe dan kuliner yang berada di Pasar Mega Legenda melanggar ketentuan jarak tempat duduk -jarak antara meja dengan meja dan kursi dengan kursi- tidak sesuai dengan ketentuan protokol kesehatan.

“Masih di Mega Legenda, petugas melayangkan surat peringatan 3 untuk Sudut Cafe karena melanggar pengaturan jarak yang tidak sesuai dengan ketentuan protokol kesehatan,” tegasnya.

Selain ke Batamkota, petugas bergerak ke Bengkong, kawasan Golden Prawn. Di lokasi itu, petugas mendatangi Cafe Golden King, dan Pujasera Golden King. Di dua lokasi itu, petugas mendapati tidak ada pengaturan jarak meja dengan meja dan kursi dengan kursi tidak sesuai dengan aturan protokol kesehatan. “Kita layangkan Surat Peringatan Pertama,” ujarnya.

Salim mengimbau, seluruh para pelaku usaha agar selalu mematuhi protokol kesehatan. Bagi pengunjung agar selalu menggunakan masker, mencuci tangan, dan selalu menjaga jarak. Pihaknya juga memberikan contoh jarak antara meja dengan meja dan jarak antara kursi dengan kursi.

“Kita kembali mengingatkan pemilik tempat usaha agar tetap menata meja dan kursi seperti yang kita berikan contoh. Apabila surat teguran atau pernyataan yang telah ditandatangani para pelaku usaha dan terulang lagi, maka sanksi akan ditingkatkan sesuai dengan Perwako 49/2020 berupa sanksi sosial dan denda materi atau pencabutan izin usaha,” ujarnya. (*)

Reporter : YULITAVIA
Editor : tunggul