Ekonomi & Bisnis

Tips dari Honda Cara Aman Berkendara Saat Berpuasa


ILUSTRASI seorang pria mengendarai sepeda motor Vario dari Honda. F.Honda Kepri untuk Batam Pos

batampos.id – Pengendara sepeda motor wajib punya kesabaran ekstra menghadapi diri sendiri dan orang lain sebagai sesama pengguna jalan. Agar saat berkendara tetap aman dan nyaman serta tidak mengganggu jalannya puasa, melalui instruktur keselamatan berkendaranya, PT Capella Dinamik Nusantara sebagai main dealer Honda wilayah Kepri membagikan beberapa tips berkendara di bulan puasa.

Instruktur Safety Riding PT. Capella, Budi Winarto mengatakan, pertama adalah persiapan perjalanan yang dilakukan sejak sahur, dengan cara memilih asupan makanan yang bernutrisi tinggi, seperti sayuran dan buah-buahan. Selain itu juga disarankan untuk memperbanyak minum air putih saat sahur yang bertujuan mencegah terjadinya dehidrasi tubuh saat berkendara di siang hari.

“Jangan lupa juga untuk menggunakan perlengkapan berkendara seperti jaket, helm, sarung tangan dan masker, serta membawa kelengkapan surat berkendara,” ujarnya, Rabu (21/4).

Advertisement

Kedua, menentukan rute perjalanan supaya perjalanan lebih efisien. Ada baiknya menggunakan aplikasi penunjuk jalan, seperti Waze atau Google Maps.

Dengan aplikasi, kita bisa melihat situasi perjalanan dan memilih jalur yang tepat dan aman. Tapi, jangan sampai karena memperhatikan aplikasi, justru malah mengurangi konsentrasi di jalan. Melihat aplikasi peta hanya dilakukan ketika kendaraan berhenti atau minggir sejenak ke posisi aman di bahu jalan.

”Untuk daerah yang belum pernah didatangi, sebaiknya para pengendara pelajari situasi jalanan agar tidak membuang waktu karena tersesat di jalan dan terlalu lama berkendara,” kata Budi.

Berikutnya adalah istirahat yang cukup, kebanyakan orang yang merasakan kantuk saat di bulan puasa, karena waktu tidurnya berkurang. Untuk itu disarankan agar dapat mengatur waktu dengan tidur lebih awal.

Pengendara yang melakukan perjalanan jarak pendek, sempatkan beristirahat selama 10 menit. ”Disarankan istirahat setelah satu sampai dua jam berkendara, namun apabila rasa ngantuk menyerang atau konsentrasi sudah menurun segeralah menepi untuk beristirahat,” sebutnya.

Kemudian, tetap berpikir positif. Kondisi lalu lintas saat pulang kerja di bulan puasa sering kali sangat padat, karena banyak orang yang mengejar waktu agar bisa berbuka puasa di rumah bersama keluarga. Dalam kondisi seperti ini, emosi akan mudah sekali terpancing.

BACA JUGA: Promo Honda, Gratis Satu Bulan Cicilan New Honda BeAT Sporty 

“Salah satu cara mencegah emosi adalah dengan selalu berfikir positif terhadap pengendara lainnya,”jelasnya.

Terakhir, menjaga toleransi. Melihat pengendara lain yang tidak tertib juga bisa memancing emosi, seperti menyerobot jalur, berkendara melawan arus maupun menggunakan trotoar.

”Usahakan untuk selalu mengedepankan toleransi dan rasa sabar agar kepentingan sesama pengguna jalan dapat terpenuhi serta tetap mampu mengendalikan emosi saat berpuasa,” tutupnya. (*)

Reporter: Azis Maulana
Editor: Suprizal Tanjung