Home

Sekarang, Penumpang Kapal Antarpulau di Natuna Wajib Tunjukkan Rapid Test

Hikmat Aliansyah (f.sholeh/batampos.id)

batampos.id –Kabupaten Natuna, Pemerintah melalui Dinas Kesehatan akan kembali menggratiskan biaya rapid test bagi warga. Hal ini dilakukan untuk menekan bertambahnya jumlah suspek Covid 19 sekaligus memutus rantai penyebaran Covid-19 ke wilayah kepulauan di Natuna. Bahkan rapid test akan menjadi syarat untuk warga Natuna yang akan melakukan penyeberan antarpulau.

BACA JUGA: Masuk ke Anambas dan Natuna Wajib Rapid Test
Plt Kepala Dinas Kesehatan Natuna, Hikmat Aliansyah mengatakan, hanya 14 Puskesmas rencananya yang akan menggratiskan rapid test, dan tidak termasuk Puskesmas Ranai.

Hal itu kata Hikmat, khusus wilayah Ranai yang boleh mengeluarkan surat rapid test antibody dan antigen hanya RSUD Natuna dan Rumah Sakit TNI serta Pelayanan klinik lainnya.

Advertisement

“Sedangkan untuk wilayah Ranai, kita akan bahas lebih dulu dengan pihak DPRD. Hal ini tentunya berkaitan dengan biaya sehingga masyarakat tidak terbebani,” kata Hikmat kepada waratwan, Minggu (25/4/2021).

Posko Covid yang didirikan di Pulau Laut, Natuna untuk menekan dan memutus mata rantai penyebaran covid. (f.sholeh/batampos.id)

Saat ini sambung Hikmat, pemerintah bersama TNI Polri di setiap Kecamatan telah mebentuk posko pecegahan Covid-19. “Poskonya tidak cuma setingkat Kecamatan, tetapi juga tingkat desa. Ini sangat bagus, sehingga masyarakat sadar dan bisa terus mematuhi protokol kesehatan di wilayahnya masing-masing,” pungkasnya.

Kapolres Natuna melalui Kapolsek Kecamatan Pulau Laut, Ipda Tigor mengatakan, Sabtu (24/4/2021) kemarin TNI Polri beserta pemerintah Kecamatan telah membentul posko Covid 19.

“Betul, kemarin kami telah membentuk Posko Covid 19. Posko ini akan disiagakan petugas dari Puskesmas, Babinsa dan Babinkamtibmas, Satpol PP, pemerintah kecamatan dan desa. Kita akan monitor arus keluar masuk warga ke Pulau Laut,” katanya.
Ia berharap, upaya ini mampu mencegah kasus suspek covid 19. Oleh karena itu diharapkan masyarakat selalu mematuhi protokol kesehatan yang sudah dianjurkan oleh pemerintah. (*)

Reporter: Sholeh Ariyanto
editor: tunggul