Kepri

Kemenag Batam Dorong Pembayaran Zakat dengan Digital

batampos.id– Kementerian Agama (Kemenag) Batam mendorong pembayaran zakat digital, di tengah pandemi Covid-19 yang masih berlanjut hingga saat ini. Pembayaran bisa dilakukan melalui rekening bank atau aplikasi zakat lainnya. Kepala Kantor Kemenag Batam, Zulkarnain Umar mengatakan pengumpulan zakat di masjid atau pusat perbelanjaan masih dibuka, namun karena melonjaknya kasus Covid-19 beberapa waktu ini, pihaknya mendorong pembayar zakat menyalurkan zakat digital melalui aplikasi atau nomor rekening yang sudah disebarkan lembaga zakat.

BACA JUGA: BAZNAS dan GoPay Kolaborasi untuk Sukseskan Gerakan Cinta Zakat

“Tidak ada kendala untuk menyalurkan zakat, kalau takut mau ke luar rumah, boleh melalui telepon pintar. Karena sekarang kan angka kasus cukup mengkhawatirkan. Kami memang mendorong zakat digital,” ujarnya, Rabu (28/4/2021).

Advertisement

Zulkarnain menambahkan mengenai niat sat membayar zakat bisa diucapkan sendiri ketika akan membayar zakat, yang penting zakat bisa terbayarkan meskipun tengah dalam pandemi Covid-19. Zakat digital merupakan salah satu solusi dalam membayar zakat di tengah pandemi.

Ia menambahkan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah, berbagai lembaga penyaluran zakat mulai melakukan aktivitas pengumpulan zakat. Untuk pembayaran manual diminta untuk menggunakan masker, dan sarung tangan hingga penerapan jarak saat pembayaran zakat. “Yang mau bayar ke masjid tidak masalah, asalkan tetap menerapkan Protkes. Jangan abai dan lalai ketika mendatangi masjid ketika membayar zakat,” imbaunya.

Mengenai target zakat, Zulkarnain mengungkapkan di tengah pandemi yang masih berlangsung, keadaan perekonomian masih sulit. Namun ia berharap wajib zakat tidak lupa untuk menunaikan zakatnya. Karena ini merupakan tahun kedua terjadinya pandemi Covid-19. “Bayar zakat, dan terapkan protkes. Karena ini penting, sebab pemerintah tidak ingin ada kerumunan masyarakat karena pembayaran zakat ini,” ujarnya.

Sementara itu Wakil Ketua Baznas Batam, Afrizal mengatakan untuk pengumpulan zakat fitrah masih diminta melalui masjd-masjid dan stand yang sudah dibuka di pusat perbelanjaan. “Untuk zakat fitrah memang belum ada yang online. Karena nanti kesulitan dalam penyaluran jika nanti ada yang bayar mendekati malam takbiran,” imbuhnya. (*)

Reporter : YULITAVIA
Editor : tunggul