Metropolis

E-Tilang di Batam Belum diterapkan, masih Finalisasi

Sejumlah pengendara kenderaan bermotor roda dua dan roda empat saat melintas di Jalan Hang Tuah dekat Bandara Hang Nadim, Selasa (27/4). Direktur Lalu Lintas Polda Kepri, Kombes Mujiono mengatakan tilang elektronik (e-tilang) atau electronic traffic law enforcement (E-TLE) dalam beberapa pekan akan mulai diberlakukan. Saat ini, penerapannya masih dalam proses pemasangan CCTv di beberapa lokasi. Foto. Iman Wachyudi/ Batam Pos

batampos.id- Tilang elektronik (e-tilang) atau  lawelectronic traffic enforcement (E-TLE) di Batam direncanakan akan mulai diterapkan pada 28 April ini. Namun, program ini diperkirakan akan tertunda hingga pekan depan. Direktur Lalu Lintas Polda Kepri, Kombes Mujiono mengatakan e-tilang ini masih dalam proses finalisasi. Seperti pemasangan CCTv dan proses verifikasi. “Masih finalisasi,” ujar Mujiono, Rabu (28/4/2021) siang.

BACA JUGA: Batam Uji Coba Tilang Online, 28 April, Mendatang

Mujiono menjelaskan finalisasi tersebut diantaranya merampungkan seluruh pasangan CCTv. Sebelumnya, Polda Kepri sudah memasang 3 lokasi, yakni di Jalan Laksamana Bintan, Jalan Patimura, dan Jalan Ahmad Yani. “Untuk titiknya, nanti saja pas launching,” kata Mujiono.

Advertisement

Ia menjelaskan dalam penerapannya, e-tilang tidak langsung dikeluarkan begitu ada rekaman pelanggaran. Unit Regional Traffic Management Center (RTMC) Polda Kepri akan memproses setiap pelanggaran yang terekam Closed Circuit Television (CCTv). “Nanti akan ada verifikasi sebelum dikeluarkan surat tilang online,” katanya.

CCTv e-tilang itu bertujuan untuk menindak para pelanggar lalu lintas. Jenis pelanggaran yang dapat ditangkap oleh kamera ETLE adalah pengendara yang menggunakan ponsel saat berkendara, tidak menggunakan helm, dan tidak menggunakan sabuk pengaman. Selain itu pengendara yang melanggar rambu atau marka jalan, serta menggunakan pelat nomor palsu. “Yang jelas kita imbau ke masyarakat agar tertib berlalu lintas untuk kepentingan bersama. Ada atau tidak adanya tilang elektronik masyarakat tetap harus tertib,” tutupnya. (*)

Reporter: YOFI YUHENDRI

Editor : tunggul