Bintan-Pinang

Dilaporkan Hilang, Ternyata Motor Warga Tanjunguban Tertukar

Sebelah kiri motor milik Ni yang sempat hilang dan terbawa oleh DN saat parkir di toko serba 10.000 Tanjunguban, Bintan, Minggu (2/5/2021) malam. (F.Slamet Nofasusanto/batampos.id)

batampos.id– Seorang warga Tanjunguban, Bintan, Ni, 20, akhirnya bisa bernafas lega. Soalnya, sepeda motornya Yamaha Soul BP 4517 CB yang dilaporkan hilang di parkiran Toko Serba 10.000 di Tanjunguban, Minggu (2/5/2021) malam, akhirnya ditemukan Senin (3/5) pagi.

BACA JUGA: Polisi Buru Instruktur Curanmor Pelajar

Kapolsek Bintan Utara Kompol Suharjono melalui Kanit Reskrim Iptu Purbowo mengatakan, kejadian bermula saat Ni memakirkan motornya di sebelah sepeda motor milik DN, Yamaha MIO 125 BP 5011 MB. “Parkirnya sebelahan. Motornya terlihat mirip,” ujarnya.

Advertisement

Selesai belanja di toko tersebut, Ni kembali ke parkiran dan tidak menemukan motornya. Ni kemudian mengadukan kejadian itu ke orangtuanya. Beberapa saat kemudian, orangtuanya datang ke lokasi parkiran. “Ditunggui orangtuanya di parkiran sampai pukul 12.00 malam,” ujarnya.

Malam itu, lanjutnya, yang tersisa di parkiran toko hanya motor Yamaha Mio 125 BP 5011 MB. “Malam itu hanya ada satu motor yang tersisa di parkiran, kemudian motor itu dibawa ke Polsek,” ujarnya.

Menindaklanjuti laporan itu, anggota kepolisian turun ke lokasi kejadian untuk memeriksa kamera CCTv. Dia mengatakan, kejadian baru diketahui saat DN, yang membawa motor Ni  ditanya oleh orangtuanya.

“Senin pagi, ibunya DN menanyakan ke DN, dek motor siapa yang kamu bawa pulang. DN menjawab tidak tau,” ujarnya. Kemudian, adik DN membawa motor tersebut ke Polsek Bintan Utara.

“Adik DN bilang kakaknya salah membawa motor,” ujarnya. Adik DN, katanya, juga mengatakan, DN tidak menandai motor yang dibawanya sebab motor yang dibawanya motor rental.

“Waktu itu, DN juga salah memasukkan kunci. DN memasukkan kunci ke motor Ni. Anehnya motornya langsung hidup, lalu dibawa DN pulang,” ujarnya. Dia menegaskan, kejadian ini bukan pencurian sepeda motor melainkan motor yang ketukar.

“Bukan pencurian motor, hanya salah bawa motor. Namun, kita akan minta penjelasan DN, hanya saat ini dia masih kerja di Lobam,” ujarnya. Dari kejadian ini, dia  mengimbau agar masyarakat selalu berhati-hati memakirkan kendaraan.

“Baiknya kalau memakirkan motor menggunakan kunci ganda, kemudian tutup tempat kunci di motor agar lebih aman,” katanya. Dia juga mengimbau agar masyarakat tidak menggunakan perhiasan mencolok menjelang hari Raya Idul Fitri untuk menghindari aksi kejahatan. (*)

Reporter: Slamet
editor: tunggul