Sport

India Open Ditunda, Peluang Hafiz/Gloria ke Olimiade Bisa Gagal

Ganda campuran nomor dua Indonesia Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja. (F. BWF)

batampos.id – Tiga pasangan tengah bersaing ketat untuk bisa menembus Olimpiade Tokyo. Sedikitnya untuk bisa lolos ke Olimpiade harus bisa meraih pringkat delapan dunia.

Tiga pasangan pebulutangkis yang tengah bersaing keras itu adalah Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja (60.566 poin), Tang Chun Man/Tse Ying Suet (60.851 poin), dan Marcus Ellis/Lauren Smith (59.868 poin).

Persaingan itu makin ketat lantaran Kejuaraan Eropa 2021 tengah berlangsung. Ellis/Smith dari Inggris berkesempatan menyalip. Syaratnya, mereka harus bisa menjadi juara dalam ajang tersebut.

Advertisement

Hal itu sempat disesalkan Gloria. Sebab, saat Kejuaraan Eropa berlangsung, Kejuaraan Asia 2021 malah ditunda hingga waktu yang belum ditentukan. Selain Kejuaraan Eropa 2021, kejuaraan kontinental lain yang berlangsung adalah Pan Am Individual Championships 2021.

Menurut Gloria dalam unggahan media sosialnya kemarin (1/5), setiap turnamen dalam periode kualifikasi Olimpiade sangat penting bagi pemain. Terutama bagi pemain yang berjuang untuk lolos.

BACA JUGA: Hafiz/Gloria Wajib Turun di India Open

”Kejuaraan Eropa sedang berlangsung dan punya poin untuk Olimpiade. Artinya, Eropa memiliki turnamen ekstra untuk mendapat poin lebih banyak,” ungkap Gloria.

Dengan posisi ranking yang kritis itu, Gloria yang bersama Hafiz merupakan ganda campuran nomor dua Indonesia menyesalkan peran BWF. ”Jadi, bagaimana adilnya bagi pemain Asia yang juga berjuang untuk mendapatkan poin Olimpiade? Kami berharap BWF melihat hal ini dan memiliki solusi yang adil bagi para pemain,” tuturnya.

Hal yang sama diungkapkan pelatih Richard Mainaky. Dengan ditundanya India Open 2021, kesempatan Hafiz/Gloria tinggal dua turnamen lagi. Yakni, Malaysia Open 2021 (25–30 Juni 2021) dan Singapore Open 2021 (1–6 Juli 2021).

”Jelas ini merugikan kami. Mereka (pemain Eropa) bisa main dan berkesempatan meraih poin yang lebih. Sementara, yang dari Asia tidak bisa,” tegas Richard.

Karena itu, Richard lebih memfokuskan Hafiz/Gloria pada turnamen yang tersisa. ”Ada kesempatan untuk perbaikan. Posisinya di atas para pesaing. Setidaknya Hafiz/Gloria bisa meraih satu turnamen dengan raihan maksimal. Paling tidak semifinal,” ujarnya.

Kabid Hubungan Luar Negeri PP PBSI Bambang Roedyanto menjelaskan, sampai saat ini Kejuaraan Asia 2021 memang belum pasti.

”Tidak ada (negara) yang mau jadi host. Makanya, sampai saat ini statusnya ditunda dan tidak ada poin untuk Olimpiade lagi,” katanya saat dihubungi melalui pesan singkat kemarin. (*)

Reporter: Jpgroup
Editor: Ryan Agung