Ekonomi & Bisnis

Permintaan Elektronik Menjelang Lebaran Diprediksi Meningkat 20 Persen

ILUSTRASI: Berbagai alat rumah tangga di Gogo Supermarket Bengkong Kampung Seraya, Batam, Senin 5 April 2021. F Suprizal Tanjung, Batam Pos

batampos.id – Direktur Utama Damai Sejahtera Abadi Poedji Harixon mengatakan, permintaan elektronik di Indonesia menjelang lebaran tahun ini diprediksi meningkat 20 persen. Faktor terbesar adalah kembali pulihnya kinerja industri dan sektor lain setelah pandemi. Kondisi optimistis di dunia bisnis berarti pekerja bakal mendapatkan jatah THR mereka.

Momen lebaran 2021 rupanya dinanti oleh banyak penyedia barang kebutuhan rumah tangga. Termasuk penjual produk elektronik. Pemilik jaringan toko elektronik bersikap agresif untuk memanfaatkan momen tersebut.

’’Salah satu yang dituju mereka setelah dapat bonus hari raya sudah pasti toko elektronik,’’ ungkapnya kemarin.

Advertisement

Oleh sebab itu, pihaknya tak mau kehilangan kesempatan. Terutama di pasar kota-kota potensial. Dia menjelaskan, kebijakan pembatasan arus mudik pemerintah berarti warga luar yang biasanya datang ke ibu kota untuk membeli produk elektronik bakal terbendung.

Itulah kenapa, dia mencoba menjamah pasar di kota potensial. Salah satunya, Tuban. Kota tersebut dianggap potensial karena sudah kedatangan banyak industri. Apalagi, kota tersebut baru saja membuat heboh Indonesia dengan akuisisi kilang Pertamina.

BACA JUGA: Tanah Abang Padat, Anies Anjurkan Warga Belanja Lebaran di Pasar Lain 

’’Daya beli mereka meningkat. Namun, belum ada vendor yang berkualitas. Karena itu, kami bawa produk-produk berkualitas bagi mereka yang baru saja naik kelas per 1 Mei ini,’’ jelasnya.

Poedji menambah, kategori produk yang bakal laku selama April Mei adalah white goods alias produk pendingin. Mulai dari kulkas, freezer, dan AC. Hal tersebut dikarenakan musim panas yang sudah mulai terasa.

’’Kalau di kota besar, barang-barang yang smart dan punya IoT (internet of things) makin jadi incaran. Semisal TV yang sekarang bukan sekedar dibuat menonton stasiun televisi saja,’’ imbuhnya. (*)

Reporter: JP Group
Editor: Suprizal Tanjung