Karimun

Ada Uang Baru Pecahan Rp75 Ribu

Petugas teler BNI Cabang Tanjung Balai Karimun saat memberikan pelayanan penukaran uang baru mulai dari Rp1.000, Rp5.000 hingga Rp100.000. (f,BNI )

batampos.id- Menjelang hari raya Idul Fitri 1442 H, sebagai tradisi umat muslim disaat berlebaran biasanya mereka membagikan uang baru dalam bentuk pecahan mulai dari Rp1000, Rp10.000, Rp20.000, Rp.50.000, Rp75.000 hingga Rp100 ribu. BNI 46 Cabang Tanjungbalai Karimun sebagai pemegang kas Bank Indonesia (BI), telah mendistrubiskan uang pecahan baru kepada bank-bank yang ada di kabupaten Karimun.

” Sudah kita distribusikan dengan total Rp12 miliar. Untuk uang pecahan baru Rp75 ribu juga disiapkan Rp1,2 miliar,” kata Kepala BNI 46 cabang Tanjung Balai Karimun Risnaldi, Senin (3/5/2021).

BACA JUGA: BI Kepri Siapkan Uang Rp 1,68 Triliun

Advertisement

Sedangkan, untuk penukaran uang pecahan baru tersebut, bagi masyarakat maupun nasabah bank sendiri ada pembatasan penukaran mencapai Rp3,8 juta per nasabah sekali penarikan. Hal ini, sesuai kebijakan dari BI. Sehingga, dapat terbagi rata bagi masyarakat maupun para nasabah.

” Kalau dibandingkan tahun lalu, memang ada penurunan yang sebelumnya Rp15 miliar sekarang menjadi Rp12 miliar. Hal ini , akibat pandemi Covid-19 yang masih terjadi dan sudah bisa ditukarkan, ungkapnya.

Ditanya, uang pecahan baru yang didominasi penukarannya oleh masyarakat maupun para nasabah bank. Ia mengatakan, hingga sekarang yang mendominasi uang pecahan baru rata-rata Rp2000 sama Rp5000. Sedangkan, sisanya Rp20.000, Rp50.000, Rp100.000 masih banyak.

” Sudah bisa ditukarkan. Tapi kita tetap mewajibkan kepada nasabah maupun masyarakat, harus mengikuti Protokol Kesehatan, salah satunya wajib gunakan masker. Silahkan, datang ke bank bagi masyarakat yang ingin tukar uang pecahan baru. Untuk Rp75 ribu ada juga yang menukar,” ucapnya.

Sementara itu pantauan dilapangan, aktivitas transaksi mulai dari penyetoran tunai, pengambilan, pelayanan hingga penukaran uang pecahan baru masih terlihat sepi.

” Tak banyak nukar, sudah tradisi sih. Cuman Rp200 ribu aja satu gepok duit pecahan Rp2000 saja,” kata Salma salah seorang warga Karimun.(*)

Reporter : TRI HARYONO
Editor : tunggul