Metropolis

Antisipasi Penyebaran Covid, Walikota Batam Akhirnya Kembali Terapkan Sekolah Daring

Walikota Batam Rudi saat Safari Ramadan di Bengkong, Senin (3/5) malam. (
f.humas Pemko Batam)

batampos.id – Pemerintah Kota Batam akhirnya kembali mengambil kembali menutup sistem belajar tatap muka, dan beralih ke daring atau online. Kebijakan ini diambil sebagai antisipasi penyebaran kasus. Karena adanya lonjakan kasus yang cukup signifikan beberapa waktu belakangan ini. Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengatakan penutupan sistem belajar tatap muka ini, juga merupakan desakan dari berbagai pihak. Hal ini tidak lepas dari kekhawatiran masyarakat adanya penyebaran di lingkungan sekolah.

BACA JUGA: Bupati Karimun: Libur Sekolah Dipercepat, yang Terpapar Covid Tambah 7 Kasus

“Kami ingin melindungi anak-anak dari penyebaran. Jadi karena itu sekolah tatap muka kembali ditiadakan,” ujar Rudi saat Safari Ramadan di Bengkong, Senin (3/5/2021) malam. Penerapan belajar daring atau online mulai kembali diterapkan 8 Mei mendatang hingga batas waktu yang tidak ditentukan. Hal ini melihat perkembangan kondisi dan kasus Covid-19 di Kota Batam.

Advertisement

“Anak-anak sudah selesai ujian, dan mulai libur. Sekolah juga tengah bersiap untuk pelaksanaan PPDB yang rencananya juga akan dibuka daring. Nanti kita lihat dulu perkembangan, kalau kasus masih tinggi bisa jadi tahun ajaran baru anak-anak belajar daring. Jika sebaliknya anak-anak bisa kembali belajar di sekolah,” jelas Rudi.

Mantan anggota DPRD Batam ini mengungkapkan, hingga 2 Mei 2021, total pasien Covid-19 di Batam mencapai 7.323 orang. Dari total itu, 6.454 pasien sudah sembuh, 161 pasien meninggal dunia, dan 708 pasien masih dirawat. “Mau tidak mau, kebijakan ini (menerapkan sekolah daring) bakal kita ambil lagi,” ujarnya.

Selain penerapan Sekolah daring, Rudi juga akan mempertegas penindakan disiplin Protokol Kesehatan. Kebijakan tersebut bukan tanpa pertimbangan. Bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Batam, ia ingin mengantisipasi agar kasus Covid-19 tidak melonjak terus.

“Sudah banyak desakan. Kita tak ingin seperti India, jangan sampai kasus Covid-19 di Batam tidak tertangani,” katanya. Untuk itu, ia meminta semua masyarakat Batam wajib menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun.

“Penularan virus ini dari manusia ke manusia, wajib hukumnya menerapkan protokol kesehatan. Sekali lagi pesan saya jangan lupa pakai masker, masker, dan masker. Serta yang paling penting hindari kerumuman dan jaga jarak,” imbaunya. (*)

Reporter : YULITAVIA
Editor : tunggul