Nasional

Menag Tegaskan, Panduan Ibadah Lebaran Harus Ditegakkan di Daerah

Menag Gus Yaqut Cholil Qoumas. (antara/Kemenag)

batampos.id – Kementerian Agama (Kemenag) telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 04 tahun 2021 tentang Panduan Ibadah Ramadan dan Idul Fitri 1442 H. Salah satu aturan yang tercantum dalam kebijakan tersebut adalah Salat Idul Fitri tidak boleh dilakukan di zona merah dan oranye.

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas meminta agar kebijakan itu dapat menjadi panduan bagi perangkat daerah dan aparat keamanan untuk melakukan penindakan bila mana ada pelanggaran protokol kesehatan.

’’Kebijakan ini hanya akan jadi macan kertas bila mana tidak ada penegakan di lapangan. Karenanya kami berharap kerja sama pemerintah daerah serta aparat keamanan untuk melakukan penindakan bila terjadi pelanggaran,’’ ujar dia pada Selasa (4/5).

Advertisement

Menag Yaqut juga meminta seluruh jajaran Kemenag di daerah untuk melakukan koordinasi dengan Satgas Covid-19 di daerah masing-masing. ’’Khususnya untuk memantau protokol kesehatan pada setiap kegiatan peribadatan yang dilakukan umat,’’ imbuhnya.

Menag juga mengimbau untuk tidak perlu dilakukan takbiran keliling. Takbiran cukup dilakukan di masjid atau musala setempat dengan memperhatikan protokol kesehatan atau dilaksanakan secara virtual.

Selain itu, ia juga mengharapkan agar penyaluran zakat tidak menimbulkan kerumunan. Bagi panitia zakat di musala atau masjid agar tetap dapat menerapkan protokol kesehatan dalam penerimaan dan penyaluran zakat. ’’Pembagian zakat tidak boleh sampai membuat terjadinya kerumunan. Jangan sampai ada kejadian seperti tahun-tahun sebelumnya, di mana para mustahik berdesakan,’’ tegasnya. (*)

Sumber: JP Group
Editor: Jamil Qasim