Bintan-Pinang

Pembudidaya Ikan Mempertanyakan Bantuan, Husein: Setidaknya Dibantu Benih

Husein, pembudidaya ikan yang terdampak banjir di Bintan kembali membangun kolam-kolam ikan. (F.Slamet Nofasusanto/batampos.id)

batampos.id – Sejumlah pembudidaya ikan yang terdampak banjir awal tahun 2021 mempertanyakan bantuan bencana pascabanjir yang dijanjikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan. “Iya soalnya kita sudah isi form dan melengkapi data, namun tidak ada kabarnya sampai sekarang,” ujar pembudidaya ikan di Km 16, Toapaya, Tuah.

BACA JUGA: 137 Pembudidaya Ikan Terkena Dampak Banjir, Dinas Perikanan Bintan Taksir Kerugian Capai Rp 1,8 Miliar

Pria yang akrab disapa Husein ini mengatakan, dirinya masih berharap perhatian dan bantuan dari pemerintah. “Tidak semua, setidaknya bantuan benih ikan soalnya setelah banjir kemarin ikan kita banyak hanyut, habis,” ujarnya.

Advertisement

Sementara Kadis Perikanan Bintan, Fachrimsyah mengatakan, pihaknya telah mengajukan bantuan untuk pembudidaya ikan yang terdampak banjir awal 2021 ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bintan.

Namun, dirinya belum bisa memastikan kapan bantuan tersebut bisa dicairkan. “Kapan cairnya tergantung kesiapan anggaran, apalagi anggaran direfocusing” ujarnya. Seperti diketahui, curah hujan tinggi awal Januari 2021 memimbulkan banjir di sejumlah titik.

Tidak hanya pemukiman, jalan utama dan fasilitas publik, kolam-kolam ikan milik pembudidaya ikan di Bintan rusak dan ikannya hanyut terbawa banjir. Dinas Perikanan Bintan saat itu mencatat ada 139 pembudidaya di 9 kecamatan di Bintan yang terdampak banjir dengan estimasi total kerugian sekira Rp 1,8 miliar. (*)

Reporter: Slamet
editor: tunggul