Sport

Quartararo Targetkan Fit sebelum GP Prancis

Rider Monster Energy Yamaha Fabio Quartararo. (F. Pierre-Philippe Marcou/AFP)

batampos.id – Teka-teki penyebab Fabio Quartararo kehilangan power di paro kedua balapan GP Spanyol pada Minggu (2/5) terjawab. Pembalap Monster Energy Yamaha itu mengaku mengalami cedera arm pump alias lengan kanan. Cedera itu membuatnya sulit mengendalikan motor.

Sebelum Quartararo menjawab hal tersebut, berbagai spekulasi sempat muncul. Mulai kerusakan mesin pada motor YZR-M1 yang dia tunggangi sampai kendala ban.

“Tiba-tiba aku kehilangan kekuatan pada lengan kananku. Ini sungguh membuat kecewa. Itu karena semua terjadi ketika aku merasa sedang menguasai balapan dengan mudah,” ucap Quartararo dilansir Crash.

Advertisement

Rookie of the Year 2019 itu memang mengakhiri GP Spanyol dengan antiklimaks. Memulai race dari pole position, dia nyaris terus berada di posisi terdepan pada awal lomba. Namun, dominasi itu luntur saat balapan tersisa sembilan lap atau di lap ke-16.

Keunggulan 1,5 detik Quartararo atas posisi kedua, yakni pembalap Ducati Jack Miller, terus terkikis. Miller pun akhirnya mengambil alih pimpinan lomba.

Pada dua lap berikutnya, giliran rekan Miller, Francesco Bagnaia, yang menyalip Quartararo. Kemudian menyusul pembalap-pembalap lain mengungguli Quartararo. Dia harus puas hanya finis di posisi ke-13 dan mendapatkan tambahan tiga poin dari balapan tersebut.

BACA JUGA: Hasil GP Spanyol, Jack Miller Terdepan, Ducati Sukses Finish 1-2

“Aku membalap dengan kesakitan di enam lap terakhir. Itu sangat berbahaya. Tapi, aku tak mau berhenti. Karena aku tahu, tambahan dua atau tiga poin mungkin akan tetap sangat penting untuk penentuan gelar juara dunia nanti,” ucap Quartararo.

Hasil tersebut membuat dia gagal hat-trick kemenangan di tiga balapan terakhir berturut-turut. Sebelumnya, dia menjadi kampiun di GP Doha dan GP Portugal. Kini, posisinya di klasemen pembalap juga merosot satu setrip ke peringkat kedua lantaran digeser Bagnaia. Pembalap Ducati itu sementara mengumpulkan 66 poin, sedangkan Quartararo 64 poin.

Quartararo berharap tidak lagi mengalami kendala saat tampil di rumahnya sendiri. Yakni, pada GP Prancis dua minggu lagi atau 16 Mei mendatang. Apalagi, Quartararo disebut pernah menjalani operasi akibat cedera pump arm tangan kanan saat menjalani musim perdana di MotoGP pada 2019.

Quartararo menceritakan, saat cedera arm pump menerjang hebat tangan kanannya di enam lap terakhir, dia sampai harus menggunakan empat jari untuk menarik tuas rem. Padahal, saat kondisi normal, dia hanya butuh satu jari untuk melakukan itu. (*)

Reporter: Jpgroup
Editor: Ryan Agung