Total Football

Satu Pelaku Aksi Protes United Diamankan Polisi

Bentrokan yang terjadi antara pengunjuk rasa Manchester United dengan pihak kepolisian di depan Stadion Old Trafford, Minggu (2/5). (F. Oli Scarff/AFP)

batampos.id – Satu pelaku aksi protes Manchester United ditahan pihak kepolisian setempat. Ini setelah sejumlah fans menggelar aksi protes yang berujung pada pendudukan Old Trafford.

Tak hanya itu, ulah suporter ini juga membuat enam polisi terluka dalam aksi protes tersebut. Satu orang diamankan pihak kepolisian usai protes akhir pekan kemarin.

Otoritas EPL kamudian juga memutuskan untuk menunda laga United dan Liverpool. Langkah ini terpaksa diambil setelah fans berhasil masuk ke Old Trafford dan bahkan melakukan protes di lapangan guna menyuarakan aspirasinya kepada pemilik klub.

Advertisement

Aksi itu belum berhenti. Mereka juga menyerbu Hotel Lowry, tempat para pemain United menginap, dan memblokade tim untuk menuju stadion.

Aksi protes superter United tersebut berujung anarki. Sejumlah barang-barang seperti suar, botol, dan macam-macam benda dilemparkan ke arah polisi sehingga menyebabkan enam personel mereka terluka.

BACA JUGA: Fans Duduki Old Trafford, Laga United Lawan Liverpool Ditunda

Dalam laman resminya, Kepolisian wilayah Greater Manchester melaporkan enan personelnya mengalami cedera. Selain itu pihak kololisuian juga mengonfirmasi menahan satu demonstran.

“Enam petugas polisi sejauh ini dilaporkan mengalami cedera. Satu petugas mengalami retak rongga mata, dan lainnya menderita luka di wajah. Ini setelah adanya lemparan botol dan kaleng dari kerumunan. Seorang petugas juga diseret dan ditendang. Petugas yang dilarikan ke rumah sakit telah dipulangkan,” kata Kepolisian Greater Manchester dalam laman resminya.

“Ketika situasi meningkat dalam kisruh ini, personel tambahan terpaksa dikerahkan dan kami bahkan meminta bantuan dari kepolisian sekitar untuk membantu di Greater Manchester,” tambahnya.

“Seorang pria berusia 28 tahun telah ditangkap. Ini sesuai dengan hasil investigasi terkait penyelenggara protes dan mereka yang bertanggung jawab atas serangan kepada petugas,” tegas laporan resmi tersebut. (*)

Reporter: Ryan Agung
Editor: Putut Aryo