Kepri

6 Kurir Jaringan Narkoba Internasional Diamankan, BNN Kepri Amankan 20 Kg Sabu Barang Bukti

Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Kepri Brigjen Pol. Drs. Henry P. Simanjuntak (tengah) beseta jajaran menunjukan barang bukti narkoba jenis sabu saat rilis di Kantor BNNP Kepri, Selasa (4/5).BNNP Kepri berhasil mengamankan barang bukti 20 kg sabu beserta enam tersangka. F.Cecep Mulyana/batampos.id

batampos.id– Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepulauan Riau, berhasil mengungkap sindikat narkotika jaringan Internasional. Dari 3 kasus yang diungkap, petugas mengamankan 6 orang tersangka dan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 20 kilogram. Kepala BNNP Kepri, Brigjen Hendri Simanjuntak mengatakan enam tersangka yang diamankan berperan sebagai kurir dan diduga mengantarkan barang bukti ke beberapa Provinsi.

BACA JUGA: Satnarkoba Polres Tanjungpinang Gerebek Pesta Sabu di Tanjungpinang Barat 

“Seluruh tersqngka ini merupakan sindikat jaringan Internasional yang kita duga memiliki hubungan dengan jaringan lain di Indonesia,” ujarnya di Kantor BNNP Kepri, Selasa (4/5/2021) pagi. Hendrik menjelaskan seluruh tersangka ditangkap diwaktu dan tempat berbeda. Pertama petugas menangkap LE, Warga Negara Indonesia (WNI) ditangkap di Perairan Tanjung Uban, Bintan, Selasa, (14/4) lalu. Dari tangan pria 26 tahun ini didapati sabu seberat 2,168 kilogram yang dibungkus kantong plastik warna hijau, yang di dalamnya terdapat dua bungkus kemasan teh Cina.

Advertisement

Kemudian dari pengembangan kasus ini, petugas mengamankan IR WNI di Pelabuhan Tanjung Riau Sabtu (17/4) sekira pukul 01.50 WIB dengan barang bukti sabu seberat 3,69 kilogram. Dilanjutkan dengan tersangka AT yang diamankan di Kampung Bukit, Tanjungriau.

Sedangkan kasus ke tiga, kata Hendrik, pihaknya mengamankan sabu seberat 14,326 kilogram di Perairan Tanjuguban. Barang haram tersebut diangkut tersangka berinisal RO. “Namun tersangka berhasil melarikan diri saat petugas ingin memindahkan ke kapal,” katanya.

Hendrik menambahkan pihaknya kemudian melakukan pengembangan dan mengamankan tersangka AD di salah satu hotel kawasan Sagulung dan DA di Perumahan Taman Batuaji. Dari kasus ini, petugas mengamankan sabu yang diduga diselundupkan dari Malaysia dengan berat 8,88 kilogram.

“Kita masih melakukan penyelidikan. Apakah ada hubungan dengan sindikat yang diamankan di wilayah lainnya. Ini merupakan bukti bahwa selama bukan puasa petugas kami tetap menjalankan fungsinya,” tutupnya. (*)

Reporter: YOFI YUHENDRI
Editor: tunggul