Total Football

Kalahkan PSG, City Melaju ke Final Liga Champions

Selebrasi gelandang Manchester City Riyad Mahrez usai mencetak gol ke gawang PSG dalam leg kedua semifinal Liga Champions di Etihad Stadium, Rabu (5/5). (F. Paul Ellis/AFP)

batampos.id – Manchester City memastikan langkahnya ke final Liga Champions. Ini setelah dalam laga leg kedua semifinal Lig Champions di Etihad Stadium, Rabu (5/5) City sukses mengandaskan perlawanan Paris Saint-Germain dua gol tanpa balas.

Dua gol kemenangan city ini dipersembahkan oleh Riyad Mahrez (11′, 63′).Ini adalah kali pertama City lolos ke final setelah menjinakkan PSG.

City berhak melenggang ke partai puncak berkat keunggulan agregat 4-1. Di babak final, The Citizen akan menghadapi pemenang semi-final lain antara Chelsea dan Real Madrid.

Advertisement

Meski memasukkan nama Kylian Mbappe dalam line up, PSG tak berani memaksa striker timnas Prancis itu menjadi starter. Mbappe tidak cukup bugar menyusul cedera betis yang dialaminya.

Mauricio Pochettino melakukan tiga perubahan dari tim inti pada pertemuan pertama. Selain Mbappe yang digantikan Mauro Icardi, Ander Herrera main mengkover tempat Idrissa Gueye yang terkena suspensi. Sementara, di posisi bek kiri Mitchel Bakker tergeser oleh Abdou Diallo.

BACA JUGA: Manchester City Juara Empat Kali Beruntun, Pep Catat Rekor Hebat

Sementara di kubu tuan rumah, ada dua pergantian dari laga pekan lalu. Oleksandr Zinchenko yang masuk dari bangku cadangan di Parc des Princes kali ini tampil sedari awal alih-alih Joao Cancelo. Juga kapten Fernandinho menjadi starter mengisi posisi Rodri yang kali ini menghiasi daftar substitusi.

Menyadari krusialnya gol dini dalam upaya mewujudkan comeback , PSG langsung tampoil agresif dari sepak mula. City nyaris tidak diberi napas. Tapi, bukan gol cepat didapat, tim tamu malah kecolongan lebih dahulu saat laga berusia 11 menit.

Kiper City Ederson menunjukkan kebolehannya mendistribusikan umpan akurat dengan mengirim bola jauh kepada Zinchenko yang melakukan overlap di sisi kiri. Pemain Ukraina itu kemudian mengoper kepada Kevin De Bruyne.

Tembakan De Bruyne diblok pemain bertahan PSG, namun bola muntah jatuh ke kaki Mahrez, yang menaklukkan Keylor Navas lewat penyelesaian dari sudut sempit.

Gol pembuka City lahir hanya enam menit setelah mereka nyaris dihukum penalti. Wasit awalnya menunjuk titik putih untuk handball Zinchenko, namun hasil pantauan VAR memperlihatkan bola ternyata mengenai bahu sang bek kiri.

PSG tidak patah semangat dan terus menekan pertahanan City. Dua kesempatan emas diperoleh Les Parisiens.

Satu sundulan Marquinhos pupus terkena mistar, sedangkan blunder City di wilayah berbahaya juga urung dimanfaatkan menjadi gol. Berawal dari lemparan Ederson ke Ilkay Gundogan, bola malah dicuri Angel Di Maria. Untung saja tendangan bintang Argentina itu meleset tipis di sisi gawang City yang menganga tanpa kawalan.

City kalah dalam statistik ball possession di babak pertama. Bahkan dominasi PSG berlanjut saat laga memasuki paruh kedua.

Ancaman PSG mampu diminimalisir oleh soliditas lini belakang tuan rumah. Zinchenko, Ruben Dias, hingga John Stones bergantian melakukan tekel dan blok krusial untuk membendung serangan Neymar dkk.

Tidak cuma kuat di belakang, City sukses menambah keunggulan tak lama usai melewati satu jam permainan. Dari sebuah serangan balik cepat, bola terobosan De Bruyen diterima Phil Foden di sayap kiri.

Talenta muda Inggris itu mengirim umpan tarik ke arah Mahrez yang tidak membuang kesempatan emas untuk menjaringkan gol keduanya.

Makin terjepit, para pemain PSG hilang kontrol. Puncaknya Di Maria harus menerima kartu merah langsung di menit ke-69 setelah meluapkan rasa frustrasinya dengan menendang Fernandinho.

Menuju pengujung laga, City kian di atas angin dan menciptakan beberapa peluang berbahaya untuk memperlebar margin.

Dua tembakan Foden dalam rentang berdekatan mengancam PSG. Upaya pertamanya pupus setelah membentur tiang, sementara yang berikutnya mentah di hadapan penyelamatan Navas.

Meski tak ada gol tambahan, City memungkas laga dengan nyaman dan kini menanti Chelsea atau Real Madrid sebagai lawan di final. (*)

Reporter: Ryan Agung
Editor: Putut Aryo