Kepri

332 Pasien Sembuh dari 507 Pasien Covid di Natuna, Hanya Kecamatan Subi Zona Hijau

Hikmat Aliansyah (f.sholeh/batampos.id)

batampos.id– Dari 15 kecamatan, hanya Kecamatan Subi berstatus zona hijau dan nihil kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Natuna. Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna, Hikmat Aliansyah menyebutkan, zero kasus ini harus terus dipertahankan dan dijaga bersama oleh semua pihak, baik masyarakat maupun pemerintahan kecamatan, TNI dan Polri.

BACA JUGA: Pusatkan Karantina Terpadu yang Terpapar Covid di Masjid Agung, Natuna

“Saya harap kondisi ini terus dipertahankan, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan,” Ujar Hikmat, Senin (7/6) kemarin. Hikmat juga menyampaikan, hingga Senin (7/6) Natuna mencatat angka kesembuhan terbanyak yaitu sebanyak 41 orang. Mereka selesai menjalani karantina atau isolasi dan dinyatakan sembuh.

Advertisement

Persentasi kesembuhan pasien terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Natuna sekitar 65,48 persen atau sebanyak 332 orang dari konfirmasi positif sebanyak 507 orang. “Pemerintah bersama semua pihak termasuk TNI Polri telah melakukan segala upaya agar penyebaran virus ini dapat dicegah dan jumlah pasien terkonfirmasi menjadi zero, sehingga Natuna kembali berada pada zona hijau,” Tandasnya.

Kapolres Natuna saat memantau proses pemberian vaksinasi kepada para guru di Mapolres Natuna. f. humas Polres Natuna

Di tempat terpisah, dalam rangka mendukung percepatan vaksinasi di Kabupaten Natuna, Polres Natuna membantu pemerintah Kabupaten Natuna dengan ikut melaksanakan kegiatan vaksinasi di Polres Natuna.

Jenis vaksin yang diberikan kepada masyarakat adalah jenis vaksin AstraZeneca sebanyak 14 Vial dan vaksin Sinovac sebanyak 3 vial dengan jumlah masyarakat yang menerima vaksin sebanyak 181 orang. Kapolres Natuna AKBP Ike Krisnadian mengatakan, kali ini, kegiatan Vaksinasi diberikan kepada Guru SD Se-Kecamatan Bunguran Timur, Selasa (8/6/2021).

“Mari kita sukseskan percepatan vaksinasi agar kita semua memiliki imunitas tubuh yang baik dalam menekan risiko berat dan terburuk dampak dari gejala covid-19,” ujar Kapolres kepada para guru saat mengikuti vaksinasi. (*)

reporter: Sholeh
editor: tunggul