Sport

Berharap IBL 2022 Ada Penonton

Dirut IBL Junas Miradiarsyah. (F. mainbasket)

batampos.id – Indonesian Basketball League (IBL) 2021 sukses digelar. IBL sekaligus menjadi kompetisi olahraga pertama di Indonesia yang berlangsung dan bisa tuntas saat pandemi. Sistem gelembung (bubble) yang diadopsi dari NBA menjadi kunci keberhasilan itu.

Keberhasilan yang tidak mudah diraih. Sebab, ancaman kompetisi dihentikan seperti musim 2020 selalu menghantui. Beberapa kali tip-off tertunda karena pembatasan sosial dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Akhirnya, penyelenggara memakai opsi menggelar seri reguler di luar Jakarta. IBL 2021 pun resmi dimulai pada 10 Maret di Robinson Cisarua Resort, Bogor, pada seri reguler. Sementara itu, seri playoff dan final diadakan di Mahaka Square, Jakarta.

Advertisement

Dirut IBL Junas Mirasiarsyah menyatakan bahwa sistem musim ini menjadi standar penyelenggaraan berikutnya. Tentu dengan evaluasi yang lebih baik. ”Kami berharap keadaan bisa membaik dan normal. Sehingga tidak perlu lagi menggunakan sistem ini. Sistem seperti ini dibuat ketika keadaan memburuk,” ujar Junas.

BACA JUGA: Tundukkan PJ, SM Raih Gelar Juara ke-10

Dalam gelembung sendiri, IBL mencatat zero case alias tidak ada kasus yang terkonfirmasi. Dengan begitu, Junas mengapresiasi kerja sama dan dukungan dari semua pihak.

”Tentu ini menjadi hal baru bagi kami untuk penyelenggaraan ke depan. Seperti memperhatikan detail-detail soal protokol kesehatan yang sebelum ini jarang diperhatikan,” lanjut Junas.

Soal opsi kehadiran penonton, Junas berharap hal itu bisa dilakukan. Dia akan melihat situasi saat penyelenggaraan FIBA Asia Cup 2021 pada Agustus mendatang. Terkait musim depan, juga ada beberapa hal yang ingin Junas perbaiki. Misalnya, jadwal yang tidak terlalu padat, opsi di luar kota, dan pemain asing.

”Nanti kami sosialisasikan dulu dengan klub-klub. Jika sudah ada keputusan bersama, baru kami umumkan detail rencana musim depan,” imbuhnya. (*)

Reporter: Jpgroup
Editor: Ryan Agung