Metropolis

Baru 123.057 Warga Batam Divaksin

batampos.co.id – Pemerintah Kota (Pemko) Batam mempercepat pemberian vaksin Covid-19 untuk semua lapisan masyarakat. Bahkan, tenaga medis dari 21 puskesmas di Kota Batam, kini diminta mempercepat proses vaksinasi. Saat ini, vaksinasi sudah menyasar pelayan publik hingga pekerja pabrik.

“Pelaksanaan vaksinasi masih terus berlanjut hingga saat ini, karena stok vaksin masih ada,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, Didi Kusmarjadi, kemarin.

Berdasarkan data yang dirilis Dinas Kesehatan Kota Batam, total masyarakat Batam yang telah menjalani vaksinasi Covid-19 mencapai 123.057 orang dengan persentase 16,3 persen dari sasaran vaksinasi Covid-19 Kota Batam. Jumlah tersebut merupakan dosis pertama, sedangkan dosis kedua baru mencapai 26.161 orang.

Advertisement
Petugas Puskesmas Botania I Batam Center melakukan vaksianasi Covid-19 kepada seorang warga di Mall Botania 2 Batam Kota, Senin (7/6). Pemerintah terus menggalakkan vaksinasi untuk mengantispasi dan mencegah penyebaran Covid-19 di Kota Batam. (Cecep Mulyana/Batam Pos)

Sementara itu, sasaran vaksinasi Covid-19 Kota Batam mencapai 755.016 orang. Data tersebut merupakan data vaksinasi per tanggal 8 Juni 2021.

Didi mengatakan, capaian pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi tenaga kesehatan (nakes) pada dosis pertama telah mencapai 97,34 persen dengan total 8.893 orang.

Sedangkan dosis kedua telah mencapai 94,56 persen dengan total 8.409 orang.

Kemudian untuk para lansia, dengan sasaran 18.806 orang, pada dosis pertama sudah mencapai 79,69 persen dengan total 14.986 orang. Dosis kedua baru tercapai 11,47 persen dengan total 1.179 orang.

Untuk kelompok pelayan publik, dengan sasaran 70.918 orang. Pada dosis pertama sudah melebihi target yaitu mencapai 139,85 persen, dengan total 99.178 orang. Sedangkan dosis kedua baru tercapai 16,17 persen, dengan total 16.033 orang.

“Total distribusi vaksin di Kota Batam, telah mencapai 217.350 dosis, dan stok vaksin mencapai 56.640 dosis,” ujarnya.

Pihaknya terus berkoordinasi dengan provinsi terkait stok vaksin di Batam. Sebagai daerah dengan jumlah penduduk terbanyak di Kepri, Batam harus menggencarkan vaksinasi ini. Ke depan diharapkan target sekitar 800 ribu sasaran tersebut bisa divaksin.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengatakan, vaksinasi sudah menyasar kelompok pekerja yang ada di Kawasan Batamindo, Seibeduk. Percepatan vaksinasi ini merupakan target pemerintah dalam satu minggu ke depan.

“Hari ini (kemarin) ada empat titik yang sudah saya datangi. Perkumpulan Teochew, Kawasan Batamindo, Panbil Mall, dan Kepri Mall. Antusias masyarakat sangat baik. Mereka mau ikut mendukung program pemerintah, jadi sangat kami apresiasi,” kata dia saat meninjau vaksinasi di Kepri Mall, Rabu (9/6).

Dalam waktu satu minggu ke depan, ditargetkan 50 ribu warga bisa divaksin, sehingga pencapaian vaksinasi Batam terus membaik. Ia menyebutkan dari target 800 ribu warga, setidaknya capaian sekarang sudah jauh lebih dari sebelumnya.

“Termasuk untuk pekerja. Sembari menunggu vaksin gotong royong, kita manfaatkan stok vaksin yang ada saat ini. Ke depan kita harapkan vaksinasi semakin lebih banyak menjangkau sasaran vaksin,” ujarnya.

Karena itu, Amsakar juga memberikan apresiasi kepada masyarakat Batam yang sangat antusias mengikuti vaksinasi Covid-19. Pihaknya berharap masyarakat yang sudah divaksin bisa turut mengkampanyekan bahwa vaksin sangat aman dan efektif.

Amsakar menjelaskan jika target vaksin bisa mencapai 70 persen masyarakat sudah divaksin Covid-19, pihaknya yakin sektor pariwisata akan kembali menggeliat. Vaksinasi merupakan awal dan jaminan bagi wisatawan mancanegara untuk datang ke Batam saat pintu masuk kembali di buka nantinya.

“Salah satu satu kawasan yang disiapkan adalah pariwisata Nongsa,” sebutnya.

Jika hal tersebut terealisasi, diharapkan dapat mendorong ekonomi masyarakat Batam meningkat. Itu sebabnya, pihaknya mengajak agar masyarakat juga memiliki komitmen yang sama untuk membantu pemerintah menyelesaikan masalah Covid-19.

Gelar Vaksinasi Setiap Hari

Polda Kepri menggelar vaksinasi setiap hari di Gedung Lancang Kuning di Mapolda Kepri. Vaksinasi ini telah digelar sejak 3 Mei lalu. Tercatat, ribuan orang telah mendapatkan vaksin tahap pertama.

Kabiddokes Polda Kepri, Kombes M Harris, mengatakan, vaksinasi di Mapolda Kepri dilaksanakan dari Senin hingga Sabtu.

“Sampai kapannya, ya sampai vaksinnya habis,” kata Harris, Rabu (9/6).

Harris mengaku tidak mengetahui persis jumlah stok vaksinnya. Karena stok vaksin dikelola oleh Dinas Kesehatan Kota Batam.

“Kami membantu vaksinasi. Begitu vaksin di sini habis, kami minta lagi.”

Setiap hari, kata Harris, ratusan orang memadati Graha Lancang Kuning dan dilayani puluhan tenaga kesehatan dari Polda Kepri.

“Vaksinasi pada hari ini (kemarin, red) kami targetkan kepada masyarakat yang belum menjalani vaksinasi sama sekali. Bagi yang akan melaksanakan vaksinasi, cukup dengan membawa KTP beserta fotokopinya. Selama proses vaksin, kami menerapkan protokol kesehatan yang ketat,” ujarnya.

Pengurus Masjid Sukajadi, Usep RS, mengatakan, sebanyak 1.200 orang akan divaksin di Masjid Sukajadi. Ribuan orang yang akan divaksin ini merupakan jemaah Masjid Sukajadi dan warga sekitar kawasan itu.

“Vaksin yang disediakan 1.500, tapi yang terdaftar 1.200. Kami sudah menutup pendaftaran vaksinasi,” ucapnya.

Ia mengatakan, waktu pemberian vaksin berdasarkan urutan nomor antrean. Hal ini dilakukan demi mencegah kerumunan saat proses vaksinasi. Suasana belajar
mengajar di SMKN 1 Batam, Senin (9/5). PPDB untuk jenjang SMA dan SMK neger i di Batam akan dimulai 28 Juni hingga 2 Juli mendatang. (*)