Metropolis

Dipindah dari Kantor Polisi ke Rutan, Tahanan Dites Rapid Antigen

Tahanan menjalani rapid antigen sebelum masuk rutan Batam. f. rutan Batam

batampos.id- 36 tahanan Kejaksaan Negeri Batam yang berada di seluruh kantor polisi di Batam (Polsek, Polres hingga Polda) dipindahkan ke Rutan, Kamis(10/6/2021). Sebelum dipindahkan, para tahanan wajib menjalani rapid antigen yang dipusatkan di Polresta Barelang.

Kasubsi Eksekusi dan Eksaminasi Kejaksaan Negeri Batam, Karya So Immanoel mengatakan pemindahan para tahanan yang berada di kantor polisi karena sudah masuk proses persidangan. Yang artinya, dari tahanan Kejaksaan beralih menjadi tahanan Pengadilan Negeri Batam.

BACA JUGA: Kebun Sayuran dan Kolam Ikan untuk Ketahanan Pangan Warga

Advertisement

“Ini proses pemidahan tahanan kejaksaan menjadi tahanan Pengadilan yang disebut A3, karena memang akan masuk proses persidangan,” terang pria yang akrab disapa Noel ini.

Menurut dia, sebelum dipindah para tahanan wajib menjalani tes rapid antigen. Hal itu dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19 saat berada di Rutan nantinya. Proses pemidahan pun wajib menjaga protokol kesehatan, dengan tetap menjaga jarak dan masker.

“Jadi kami bekerjasama dengan Dinas Kesehatan untuk rapid ini yang dipusatman di Polres,” imbuh Noel.

Dikatakannya, sebanyak 36 tahanan itu terdiri dari 26 tahanan laki-laki, 5 tahanan perempuan dan 5 tahanan anak. Untuk kasus yang menjerat para tahanan pun beragam, seperti pencurian, kekerasa, penipuan hingga cabul.

“Syukurnya semua pas dirapid negatif semua, jadi aman untuk dipindah ke rutan. Untuk laki-laki dipindah ke Rutan Tembesi, kalau perempuan dan anak dipindah ke Rutan dj Baloi,” tegas Noel. (*)

Reporter : Yashinta
editor: tunggul