Total Football

Griezmann Sebut Keberadaan Messi Mampu Mengubah Keadaan

Striker tim nasional Prancis Antoine Griezmann. (F. Franck Fife/AFP)

batampos.id – Striker Barcelona Antoine Griezmann buka-bukaan soal hubungannya dengan Lionel Messi. Ia mengakui jika hubungannya dengan pemain berjuluk La Pulga itu kurang baik.

Meski demikian Griesman mengatakan hubungannya dengan Messi bisa dikatakan cukup dekat. Ia bahkan tak segan untuk memuji talenta Messi di lapangan.

Striker timnas Prancis ini mengatakan jika Messi punya kemampuan untuk mengubah hasil pertandingan. Ia mengibaratkan jika pemain asal Argentina itu bermain dengan sangat mudah seolah-olah dia bisa mengubah “melon” menjadi “kaviar.”

Advertisement

Kepada L’Equipe, Griezmann mengatakan komunikasinya dengan Messi terjalin dengan baik. “Hubungan kami baik. Kami rukun. Kami terkadang mengirim pesan satu sama lain, kami banyak berkomunikasi dalam sesi latihan,” tuturnya.

BACA JUGA: Diisukan Masuk Daftar Jual Barca, Pjanic Pilih Liburan

“Di lapangan, dia jelas pemain yang sangat mudah memainkan bola. Anda bisa memberinya sebuah melon, dan dia akan mengubahnya menjadi kaviar! Kami tidak memiliki tekanan untuk tak memberikan umpan kepadanya,” seru Griezmann.

“Dalam permainan, segalanya menjadi lebih baik dan lebih baik. Tahun ini, itu agak rumit karena kami memiliki banyak pemain yang cedera dan kami bermain dengan semua orang yang tidak selalu dalam posisi terbaik mereka. Tapi kami akan memulai musim yang baru dengan rekrutan baru, itu akan berjalan lebih baik,” katanya.

Griezmann juga berbicara tentang dua tahunnya di Blaugrana. Ia mengaku bahwa dia kesal saat dia tidak dijadikan pilihan utama.

Pemain berusia 30 tahun itu mengatakan tidak bahadia di Camp Nou. “Ya. Ketika Anda kehilangan liga misalnya, itu membuat saya sedih,” keluhnya.

“Di awal musim juga, karena saya tidak bermain, saya tidak merasa penting. Saya terbiasa bermain di setiap pertandingan dan juga di laga besar,” ujar Griezmann

Kekalahan Barcelona atas Real Madrid, Desember 2020 lalu, menjadi penyesalan terbesar Griezmann. Apalagi dirinya hanya menonton dari bangku cadangan.

“Itu membuat saya marah melihat rekan satu tim saya melakukan pemanasan di lapangan saat Anda berada di sebelah mereka. Tapi ini adalah pilihan pelatih dan Anda harus menerimanya dan melakukan segala kemungkinan untuk mengubah pikirannya,” tutur Griezmann. (*)

Reporter: Ryan Agung
Editor: Putut Aryo